Samarinda: Setelah proses Pemilihan Umum (Pemilu) legislatif dan eksekutif, fokus politik kini beralih ke Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).
Dalam upaya memastikan kehadiran pemimpin yang berkualitas dan berpihak pada rakyat, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) Kalimantan Timur (Kaltim) telah membuka penjaringan calon kepala daerah (cakada) mulai 1 April hingga 15 Mei mendatang.
Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Kaltim, Ananda Emira Moeis, menegaskan pentingnya kesamaan ideologi bagi siapa pun yang ingin mendaftar sebagai calon kepala daerah.
Penjaringan calon dilakukan dari tingkat provinsi hingga Kabupaten/Kota, dengan formulir pendaftaran yang dapat diambil di sekretariat partai sesuai wilayah masing-masing.
“Partai berkomitmen untuk memilih pemimpin yang memiliki keberpihakan terhadap wong cilik,” kata Ananda (16/4/2024).
Hal ini merupakan bagian dari upaya PDI Perjuangan untuk memastikan bahwa calon pemimpin yang diusung benar-benar mewakili kepentingan dan aspirasi rakyat.
Ia menjelaskan proses penjaringan ini merupakan tahapan awal dalam persiapan menuju Pilkada yang akan dilaksanakan di berbagai daerah di Kaltim.
Dengan membuka pintu bagi calon kepala daerah yang memiliki kesamaan ideologi, PDI Perjuangan berharap dapat menyajikan calon yang mampu membawa perubahan positif dan kemajuan bagi daerah dan masyarakatnya.
“Penjaringan calon kepala daerah menjadi momen penting bagi partai politik untuk memilih dan mengusung pemimpin yang berkualitas dan mampu menjawab tantangan serta kebutuhan masyarakat setempat,” tutupnya.















