TENGGARONG — Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar) bersama Purna Prakarya Muda Indonesia (PPMI) mulai mematangkan program baru berupa Lomba Senam Poco-Poco Olahraga 2026. Kegiatan ini dirancang untuk menggabungkan unsur kebugaran, seni gerak, dan kreativitas generasi muda.
Rencananya, lomba akan melibatkan pelajar, komunitas kepemudaan, hingga organisasi pemuda dari berbagai wilayah Kukar. Penilaian tidak hanya berfokus pada kekompakan, tetapi juga koreografi, kreativitas, dan harmonisasi gerakan.
Kabid Kepemudaan dan Kewirausahaan Dispora Kukar, Dery Wardhana, menyampaikan bahwa komunikasi intensif dengan PPMI terus dilakukan untuk memastikan konsep kegiatan benar-benar menarik minat anak muda.
“Kami ingin olahraga jadi menyenangkan, bukan hanya rutinitas. Kreativitas dalam poco-poco membuat anak muda bisa tampil percaya diri,” ujar Dery.
Menurutnya, pelibatan sekolah menjadi salah satu fokus utama dalam perencanaan teknis. Ia menilai bahwa pelajar perlu diberikan ruang untuk bergerak aktif dengan metode yang lebih atraktif.
“Jika sekolah ikut serta, dampaknya besar. Anak-anak terbiasa bergerak, sehat, dan belajar bekerja dalam tim,” jelasnya.
Dispora Kukar saat ini mengatur tahapan program agar dapat masuk dalam kalender kegiatan 2026. Keterbatasan anggaran membuat pelaksanaannya tidak dapat dijalankan tahun ini, namun seluruh persiapan direncanakan matang sejak awal.
PPMI menyatakan siap merancang konsep lomba yang mampu menarik partisipasi luas dan memperkuat jejaring organisasi kepemudaan di Kukar. Selain mendorong gaya hidup sehat, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan rasa percaya diri dan karakter positif pemuda.
“Target kami sederhana, yaitu memupuk kebiasaan hidup sehat dan membangun pemuda yang kreatif, percaya diri, serta mampu bekerja sama,” tutup Dery.















