Kukar – Pemberdayaan ekonomi masyarakat di tingkat lokal menjadi salah satu fokus utama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian warga.
Kelurahan Bukit Biru, Kecamatan Tenggarong, terus berupaya meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat melalui Program Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) RT dan Kelompok Wanita Tani (KWT) RT. Program ini secara resmi diluncurkan pada 2 Januari 2025 sebagai langkah konkret memperkuat perekonomian berbasis komunitas di tingkat RT.
Pelaksana Tugas (Plt) Lurah Bukit Biru, Sri Herlinawati, mengungkapkan bahwa mayoritas RT di wilayahnya telah mulai menjalankan program tersebut secara bertahap. Fokus utama program ini adalah budidaya tanaman produktif yang dapat menjadi sumber penghasilan tambahan bagi warga, terutama anggota PKK.
“Sebagian besar RT sudah mendapatkan sosialisasi dan mulai menjalankan program ini. Bahkan, beberapa kelompok telah memulai budidaya tanaman yang diharapkan mampu membantu meningkatkan perekonomian keluarga,” ujar Sri Herlinawati, Rabu (26/2/25).
Sebagai modal awal, anggota PKK RT dan KWT RT mengumpulkan dana secara swadaya. Hasil dari usaha tersebut akan dikelola kembali untuk memperluas dan memperbesar skala kegiatan mereka.
“Hasil usaha ini akan dikembangkan lagi agar perekonomian keluarga semakin kuat dan berkelanjutan,” tambahnya.
Jenis tanaman yang dibudidayakan berfokus pada sayuran dan tanaman produktif bernilai jual tinggi. Dengan strategi ini, diharapkan para ibu-ibu PKK bisa memperoleh penghasilan tambahan yang bermanfaat bagi kebutuhan rumah tangga.
Pemerintah daerah turut memberikan dukungan dengan mengalokasikan dana sebesar Rp 50 juta per RT. Dana tersebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, termasuk pengelolaan Posyandu dan program kesehatan lainnya di lingkungan RT.
“Program ini tidak hanya berorientasi pada pemberdayaan ekonomi, tetapi juga mencakup peningkatan kesejahteraan masyarakat, termasuk upaya pengentasan stunting di Kelurahan Bukit Biru,” tutupnya. (Adv)















