TENGGARONG — Upaya membangun generasi muda yang mandiri dan produktif terus dilakukan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar). Melalui Klinik Wirausaha Pemuda Mandiri (WPM), Dispora berkomitmen menyiapkan wirausaha muda yang tidak hanya mampu menciptakan peluang, tetapi juga berdaya saing di tengah tantangan ekonomi modern.
Kepala Bidang Kepemudaan dan Kewirausahaan Dispora Kukar, Derry Wardana, mengatakan bahwa program ini dirancang sebagai pusat pembelajaran dan pendampingan usaha bagi generasi muda yang ingin memulai bisnis.
“Kami ingin membangun karakter wirausaha yang tahan banting dan inovatif. Tidak cukup hanya belajar teori, mereka juga harus mendapat pengalaman langsung di lapangan,” ujar Derry.
Dalam pelaksanaannya, Klinik WPM menghadirkan pelatihan tematik yang disesuaikan dengan potensi lokal, seperti usaha kuliner, kopi, kerajinan tangan, dan jasa kreatif digital. Peserta tidak hanya mendapatkan ilmu manajemen dan pemasaran, tetapi juga pendampingan terkait legalitas usaha, akses permodalan, serta strategi ekspansi.
Dispora Kukar juga menggandeng pelaku UMKM sukses dan mentor profesional sebagai fasilitator. Para peserta diberi kesempatan untuk belajar langsung mengenai praktik bisnis nyata dan membangun jejaring kemitraan.
“Kami ingin mereka punya mitra, bukan sekadar pelatih. Jadi setelah pelatihan, mereka tetap bisa berkonsultasi dan mendapatkan dukungan berkelanjutan,” jelas Derry.
Sejak diluncurkan pada 2022, Klinik WPM telah melibatkan lebih dari 2.000 pemuda dari berbagai kecamatan di Kukar. Banyak di antara mereka kini telah berhasil membuka usaha mandiri dan bahkan merekrut tenaga kerja baru.
Selain pelatihan dasar, program ini juga menyediakan pendampingan jangka panjang selama dua tahun untuk memastikan peserta mampu mengelola bisnisnya secara mandiri.
“Kami tidak ingin mereka berhenti di tengah jalan. Karena itu, pendampingan dan pemantauan terus dilakukan,” tambahnya.
Dengan semangat kolaborasi dan dukungan dari berbagai sektor, Dispora Kukar optimistis dapat menciptakan ekosistem wirausaha muda yang kreatif, mandiri, dan berdampak nyata bagi perekonomian daerah.
“Kami yakin, dari tangan pemuda yang berani dan k















