TENGGARONG – Upaya menekan angka penyalahgunaan narkoba di Kutai Kartanegara (Kukar) kini mendapat dorongan baru. Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kukar bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) menggelar sosialisasi bahaya narkoba yang menyasar generasi muda di Tenggarong, Rabu (5/11/2025).
Kolaborasi ini menuai apresiasi tinggi dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar. Menurut Kepala Bidang Kepemudaan dan Kewirausahaan Dispora Kukar, Dery Wardhana, kerja sama lintas organisasi ini menunjukkan kepedulian nyata terhadap masa depan pemuda Kukar.
“Pencegahan narkoba bukan hanya tugas aparat penegak hukum. Ini harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, terutama pemuda,” ujar Dery.
Dery menjelaskan bahwa Dispora Kukar terus menjalankan program penyuluhan di kecamatan yang terindikasi rawan peredaran narkoba. Upaya tersebut dilakukan secara simultan dengan kegiatan sosialisasi oleh BNN dan organisasi kepemudaan lainnya.
“Dispora fokus di tingkat kecamatan bersama KNPI, sementara GAMKI dan BNN lebih banyak bergerak di sekolah dan kampus. Pendekatan yang berlapis ini saling menguatkan,” tambahnya.
Langkah kolaboratif tersebut mulai menunjukkan hasil positif. Berdasarkan data Polres Kukar, kasus penyalahgunaan narkoba mengalami penurunan signifikan. Jika pada tahun 2024 tercatat 224 kasus, maka hingga Oktober 2025 hanya tersisa 153 kasus.
“Edukasi yang dilakukan secara konsisten terbukti efektif menekan angka penyalahgunaan,” tegas Dery.
Sementara itu, Ketua KNPI Kukar, Rian Tri Saputra, berharap kegiatan semacam ini bisa menjadi inspirasi bagi organisasi kepemudaan lain.
“Pemuda harus menjadi pelopor dalam perang melawan narkoba. Ini bukan hanya tanggung jawab individu, tapi gerakan kolektif untuk menyelamatkan masa depan bangsa,” pungkasnya.
Dengan semangat kolaborasi yang terus tumbuh, Kukar kini menegaskan komitmennya menjadi daerah yang lebih aman dan sehat bagi generasi penerus.















