TENGGARONG — Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara bersama Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) resmi mematangkan program pembinaan atlet sepeda di daerah ini. Langkah ini menegaskan bahwa regenerasi atlet sepeda tidak lagi sebatas wacana, melainkan program jangka panjang yang terstruktur.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menegaskan pentingnya pembinaan berkelanjutan, bukan hanya mengandalkan event perlombaan.
“Kompetisi hanyalah hasil akhir dari proses panjang yang dimulai sejak pembibitan usia dini. Kami akan memaksimalkan peran ISSI dalam pembinaan olahraga sepeda, khususnya di Kutai Kartanegara,” ujar Aji.
Program pembinaan tahun ini dibagi dalam dua fokus utama: penyelenggaraan kompetisi dan pembibitan atlet sebagai investasi jangka panjang. Berbagai kejuaraan lokal akan digelar untuk membuka ruang seleksi alami bagi pesepeda muda berbakat, sekaligus memberikan pengalaman kompetisi yang berkelanjutan.
Selain kompetisi, ISSI juga akan memberikan pelatihan teknis, pembinaan mental, dan pembentukan karakter atlet. Semua program dirancang agar proses pembinaan tidak terputus, sehingga atlet muda dapat berkembang secara optimal.
“Insyaallah masih ada beberapa event ISSI yang akan kami dukung. Ada lomba, ada pembinaan atlet, juga persiapan menuju event luar daerah,” tambah Aji.
Pengalaman bertanding di luar daerah menjadi bagian penting dari program, agar atlet muda merasakan atmosfer kompetisi yang lebih menantang. Dengan pengalaman yang terus bertambah, pesepeda muda Kutai Kartanegara diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri dan daya saing di tingkat regional maupun nasional.
Program kolaborasi Dispora Kukar dan ISSI ini diyakini menjadi fondasi penting regenerasi atlet sepeda di Kukar, sekaligus menegaskan komitmen daerah untuk mencetak atlet berprestasi di masa depan.















