TENGGARONG — Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara menekankan pentingnya peran aktif pemuda dalam pembangunan daerah. Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menyebut pemuda bukan sekadar penonton, tetapi energi vital yang mampu mendorong perubahan nyata.
Menurut Aji Ali, generasi muda memiliki potensi besar yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Kemampuan adaptasi pemuda terhadap perubahan dan tantangan zaman menjadikan mereka sebagai kekuatan perubahan.
“Pemuda adalah energi perubahan. Tapi potensi itu tidak akan berarti tanpa keberanian untuk bergerak,” tegas Aji Ali Husni.
Dispora Kukar mendorong generasi muda menginternalisasi tiga nilai dasar: bergerak bersama, percaya diri, dan siap berkolaborasi. Dengan nilai-nilai ini, pemuda diharapkan tidak lagi hanya mengamati, tetapi menjadi pelaku aktif pembangunan daerah.
“Pemuda harus berani mengambil peran, bukan menunggu. Tanpa keberanian, program apa pun akan jalan di tempat,” tambahnya.
Menurut Aji Ali, ada banyak ruang potensial bagi pemuda untuk berkontribusi, mulai dari ekonomi kreatif, inovasi teknologi, hingga pemberdayaan masyarakat desa. Dispora pun aktif membuka ruang kolaborasi untuk menyatukan ide-ide pemuda dengan kebutuhan pemerintah, memastikan program yang dibuat berbasis kebutuhan nyata masyarakat.
Selain itu, Dispora juga memperluas ruang dialog, mempersilakan kritik, saran, dan gagasan segar dari generasi muda untuk memperkaya perspektif pemerintah. Sinergi ini diharapkan membentuk generasi tangguh yang siap membawa perubahan positif bagi Kutai Kartanegara.
“Kukar butuh pemuda yang berani melangkah. Dispora siap mendukung selama pemuda mau bergerak,” pungkas Aji Ali Husni.
Dengan dukungan penuh dan kolaborasi yang terbuka, pemuda Kukar diharapkan mampu mengambil peran nyata dalam pembangunan, membawa inovasi, kreativitas, dan energi baru bagi kemajuan daerah.















