KUKAR – Penguatan kapasitas generasi muda menjadi salah satu sasaran yang didorong Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui pelaksanaan 17 Program Dedikasi Kukar Idaman Terbaik. Berbagai program tersebut mencakup sektor ekonomi produktif, kewirausahaan, hingga pendidikan yang diharapkan dapat membuka kesempatan lebih luas bagi pemuda untuk berkembang.
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, mengatakan generasi muda memiliki peluang untuk mengambil bagian dalam pembangunan melalui dukungan program pemerintah daerah. Kesempatan itu dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan keterampilan, membangun usaha, maupun melanjutkan pendidikan.
Sejumlah program yang berkaitan dengan upaya tersebut di antaranya pemberdayaan 100 ribu petani, peternak, dan nelayan, program wirausaha mandiri, serta beasiswa Kukar Idaman Terbaik.
Aulia menjelaskan, program-program itu menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menyediakan dukungan bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi sesuai bidang masing-masing. Kalangan muda pun diharapkan mampu memanfaatkan peluang tersebut secara optimal.
Ia menyebut pembangunan daerah memerlukan keterlibatan berbagai kelompok masyarakat.
Dalam hal ini, kata dia, pemuda diharapkan tidak hanya menikmati hasil pembangunan, tetapi juga ikut mendorong pelaksanaannya melalui gagasan, kemampuan, dan kegiatan yang produktif.
“Banyak peluang yang bisa dimanfaatkan anak-anak muda, baik untuk mengembangkan usaha, bergerak di sektor produktif maupun menempuh pendidikan. Kami ingin kesempatan itu bisa mendorong mereka berkembang dan ikut membangun Kukar,” kata Aulia, Rabu (28/10/2026).
Menurutnya, besarnya potensi generasi muda perlu diimbangi dengan ruang untuk berpartisipasi. Semangat dan kreativitas yang dimiliki pemuda dapat menjadi kekuatan dalam mendukung berbagai agenda pembangunan di Kabupaten Kukar.
Aulia juga melihat keterlibatan anak muda dalam pembangunan sebagai hal positif yang perlu terus diperkuat. Partisipasi tersebut diharapkan tumbuh di berbagai sektor, sehingga pemuda memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia menambahkan, kontribusi seseorang terhadap daerah tidak semata-mata ditentukan oleh faktor usia. Kemauan untuk bekerja, keberanian mengambil tanggung jawab, serta semangat untuk memberikan dampak positif menjadi hal yang tidak kalah penting.
“Bagi saya, usia bukan menjadi batasan untuk berbuat sesuatu. Selama ada kemauan, semangat, dan kesungguhan, anak-anak muda bisa mengambil peran dan memberikan kontribusi bagi kemajuan daerah,” pungkasnya. (Adv)















