KUKAR – Ketersediaan fasilitas usaha bagi pelaku Ekonomi Kreatif (Ekraf) di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) masih perlu diperluas. Dari 20 kecamatan, saat ini baru sekitar empat hingga lima kecamatan yang telah memiliki sarana produktif untuk menunjang kegiatan ekonomi kreatif.
Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, mengatakan pemerintah daerah tengah merumuskan bentuk dukungan yang tepat untuk membantu pelaku Ekraf mengembangkan aktivitas usahanya.
Ia menjelaskan, dukungan tersebut tidak harus diberikan dalam bentuk bantuan uang secara langsung. Pemerintah bisa mengarahkan anggaran kegiatan di kecamatan maupun pengadaan peralatan yang memiliki manfaat ekonomi.
“Untuk sekarang memang belum ada kepastian mengenai anggaran stimulus khusus Ekraf. Tetapi kita masih punya alternatif melalui kegiatan di kecamatan atau penyediaan peralatan yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk kegiatan produktif,” ujar Rendi.
Menurutnya, bantuan berupa peralatan usaha dapat memberikan manfaat lebih panjang karena penerima tidak hanya menggunakannya untuk kebutuhan sendiri, tetapi juga berpeluang memperoleh pendapatan dari jasa penyewaan.
Ia mencontohkan Kecamatan Loa Janan. Perangkat sound system yang telah diberikan kini bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan kegiatan masyarakat sekaligus disewakan.
“Artinya, barang yang diberikan pemerintah harus bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan sesuatu. Seperti sound system di Loa Janan, mereka sekarang punya fasilitas yang bisa disewakan dan menjadi sumber pemasukan,” jelasnya.
Selain itu, terdapat mesin percetakan yang disalurkan sekitar dua tahun lalu dan kini telah dimanfaatkan secara produktif. Di Kecamatan Tenggarong Seberang, mesin pembuat es batu juga sudah mulai berfungsi.
Rendi berharap keberadaan peralatan tersebut dapat membantu kelompok Ekraf membangun kegiatan usaha yang lebih mandiri sehingga manfaat bantuan pemerintah bisa terus dirasakan.
“Kita sudah melihat beberapa contoh bantuan yang berjalan. Ada mesin percetakan, perangkat sound system hingga mesin es batu. Fasilitas seperti ini yang ingin kita dorong karena memiliki manfaat langsung bagi aktivitas ekonomi mereka,” tutupnya. (Adv)












