Prasasti.co
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Advertorial
  • Ekonomi
  • Politik
  • Peristiwa & Kriminal
  • Opini
  • Lainnya
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Advertorial
  • Ekonomi
  • Politik
  • Peristiwa & Kriminal
  • Opini
  • Lainnya
No Result
View All Result
Prasasti.co
No Result
View All Result
Home Politik

Menyoal Kejujuran Pollster Pilgub Kaltim

Prasasti Co by Prasasti Co
18 November 2024
in Politik
Reading Time: 4 mins read
0
Menyoal Kejujuran Pollster Pilgub Kaltim

Ketua Fraksi Golkar DPRD Samarinda, Andi Saharuddin

0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Samarinda-Kejujuran dan komitmen pada nilai-nilai etis merupakan aspek esensial bagi sebuah pollster (lembaga survei). Tanpa kejujuran, maka sebuah survei tidak akan memiliki nilai dan manfaat bagi masyarakat dan pembangunan demokrasi yang tengah diupayakan melalui instrumen Pilkada Serentak.

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk senantiasa mengkritisi hasil survei guna memastikan pollster merupakan lembaga yang kredibel dan menjunjung tinggi nilai-nilai etis. Ia adalah “barometer” opini publik dan berfungsi untuk mengukur, menganalisis, dan melaporkan pandangan, preferensi, dan sikap masyarakat terhadap berbagai isu dan kebijakan, termasuk elektabilitas kandidat dalam sebuah kontestasi politik.

Topik ini ingin dikemukakan sebagai hal krusial untuk menjadi perhatian publik dan pihak-pihak yang memiliki otoritas. Mengingat dalam sepekan terakhir, kita disuguhkan sejumlah hasil survei elektabilitas kandidat di Pilgub Kaltim, yang tak jarang  menghasilkan temuan yang berbeda.

Survei Elektabilitas

Salah satunya adalah lembaga Cyrus Network, yang mempublikasikan hasil survei Pilgub Kaltim 2024. Survei tersebut mengungkap bahwa pasangan Rudy Mas’ud-Seno Aji mendapatkan tingkat elektabilitas 54,2% dan mengungguli pasangan Isran Noor-Hadi Mulyadi yang memperoleh elektabilitas 43,7% (news.detik.com, 13/11).

Survei Cyrus Network dilaksanakan pada tanggal 4-9 November 2024, dengan jumlah sampel 1.200 responden yang tersebar secara proporsional di seluruh kabupaten/kota dan di 120 desa se-Kaltim. Adapun responden terpilih diwawancarai secara tatap muka, menggunakan metode multistage random sampling, dengan tingkat kepercayaan 95% dan margin of error sebesar 2,89%.

Saat memaparkan, CEO Cyrus Network Fadhil MR juga menyampaikan tren masing-masing pasangan calon. Pada bulan September, diketahui pasangan Rudy-Seno memiliki elektabilitas 38,4%, dan meningkat menjadi 44,8% pada bulan Oktober. Sementara pasangan Isran-Hadi memiliki elektabilitas 52,4% pada bulan September, dan turun di angka 48,9% pada bulan Oktober.

Hasil tersebut menggambarkan pencapaian atas upaya dan strategi para kandidat dalam meraih dukungan publik. Terlihat bahwa sejak bulan Oktober, pasangan Rudy-Seno konsisten dalam tren kenaikan elektabilitasnya. Sedangkan pasangan Isran-Hadi mengalami penurunan sejak bulan September lalu.

Pada hari yang sama, pollster Citra Nasional Network (CNN) juga merilis hasil survei terbarunya. Dalam keterangannya, Direktur Eksekutif CNN Robby Rosiadi mengemukakan temuan yang mencatat elektabilitas pasangan Rudy Mas’ud-Seno Aji mengungguli pasangan Isran Norr-Hadi Mulyadi, baik dalam pertanyaan terbuka maupun tertutup.

Pada simulasi pertanyaan terbuka, CNN menemukan tingkat elektabilitas Rudy-Seno mencapai 55,8% dan tingkat elektabilitas Isran-Hadi 28,6%, dengan 15,6% responden yang tidak menjawab. Adapun dalam simulasi pertanyaan tertutup, hasil survei menunjukkan elektabilitas Rudy-Seno mencapai angka 60,7%, sementara Isran-Hadi 30,9%, dan responden yang tidak memilih 8,4%. Survei dilaksanakan pada 30 Oktober hingga 9 November, dengan melibatkan 1.850 responden (tvonenews.com, 13/11).

Menurut Robby, hasil tersebut memperlihatkan efektivitas kampanye pasangan Rudy-Seno, misalnya memperkenalkan program Kartu SAKTI yang mendapat respon positif, khususnya dari pemilih perempuan. Selain itu, kecenderungan pilihan masyarakat relatif tak akan banyak berubah, sehingga pasangan Rudy-Seno berpeluang besar memimpin perolehan suara Pilgub Kaltim mendatang.

Sementara itu, Poltracking Indonesia juga merilis hasil survei elektabilitas yang menempatkan keunggulan pasangan Isran Noor–Hadi Mulyadi dengan angka elektabilitas 52.9%, sedangkan pasangan Rudy Mas’ud–Seno Aji meraih elektabilitas 38.4%. Survei dilakukan pada tanggal 28 Oktober hingga 4 November, dengan jumlah responden 1.400 responden, margin of error sekitar 2.6% serta tingkat kepercayaan 95% (liputan6.com, 16/11).

Menurut Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda, temuan tersebut berdasarkan hasil survei simulasi surat suara kepada responden dan menjangkau seluruh kabupaten/kota di Kaltim. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka dengan menggunakan teknologi aplikasi terhadap responden yang telah terpilih secara acak.

Pengalaman Jakarta

Dengan melihat sejumlah temuan survei sebagaimana disajikan di atas, maka sangatlah beralasan apabila masyarakat mempertanyakan level akurasi, independensi, dan standar etik yang melatari penelitian opini publik tersebut. Hal ini demi menjaga kredibilitas lembaga survei dan kepercayaan publik, serta menghindari potensi konflik akibat polarisasi yang tercipta oleh hasil survei.

Dari data hasil survei yang dikemukakan, tampak bahwa CNN (dan Cyrus Network) menghasilkan temuan bertolak belakang dengan hasil Poltracking Indonesia. CNN memotret keunggulan pasangan Rudy-Seno dengan elektabilitas 55,8% (pasangan Isran-Hadi 28,6%), sementara Poltracking Indonesia menyajikan keunggulan Isran-Hadi dengan elektabilitas 52,9% (pasangan Rudy-Seno 38,4%). CNN melakukan survei pada 30/10 s.d 9/11, sementara Poltracking Indonesia pada 28/10 s.d 4/11.

Sebagai sebuah metode ilmiah yang bisa divalidasi, kita meyakini bahwa jika dilakukan dengan metodologi dan pada waktu yang relatiif sama, maka hasilnya pastilah memiliki kesesuaian. Tetapi apa yang ditunjukkan oleh 2 hasil jajak pendapat  di atas menunjukkan perbedaan yang signifikan.

Dari sini, mungkin kita bisa belajar dari kasus di Jakarta, ketika 2 lembaga survei menyajikan hasil berbeda. Sebagaimana diberitakan, Poltracking Indonesia merilis elektabilitas pasangan Ridwan Kamil-Suswono sebesar 51,6%, unggul atas pasangan Pramono Anung-Rano Karno (36,4%) dan pasangan Dharma Pongrekun-Kun Wardhana (3,9%).

Sementara sehari sebelumnya, Lembaga Survei Indonesia (LSI) telah merilis temuannya yang memosisikan Pramono Anung-Rano Karno di urutan pertama dengan elektabilitas 41,6%, sementara Ridwan Kamil-Suswono di posisi kedua dengan 37,4%, dan Dharma Pongrekun-Kun Wardhana dengan angka 6,6%.

Menyikapi hasil yang berbeda tersebut, Dewan Etik Persepi (Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia) kemudian melakukan penyelidikan atas prosedur pelaksanaan survei oleh kedua lembaga tersebut. Hasilnya, Poltracking Indonesia diberi sanksi untuk tidak mempublikasikan hasil survei sebelum mendapatkan persetujuan dan pemeriksaan data oleh Dewan Etik Persepi (beritasatu.com, 10/11).

Dengan mengacu pada pengalaman survei di Jakarta –dan membandingkannya dengan hasil survei pada Pilgub Kaltim yang juga menunjukkan temuan berbeda–, maka sangatlah beralasan jika kita menaruh harapan kepada Dewan Etik Persepi untuk memberi perhatian dan menyelidiki prosedur survei yang digunakan CNN dan Poltracking Indonesia pada jajak pendapat Pilgub Kaltim.

Hal tersebut diperlukan untuk mengkonfirmasi akuntabilitas dan standar etik yang digunakan setiap lembaga survei dan memastikan bahwa suara rakyat benar-benar terwakili dan didengar. Di sini, kejujuran lembaga survei menjadi fondasi bagi kepercayaan publik dan vitamin bagi pertumbuhan demokrasi yang sehat.

Dengan cara itu, hasil survei akan kontributif bagi peningkatan kualitas demokrasi, investasi bagi pendidikan politik dan pencerahan publik, serta memperkuat partisipasi masyarakat dalam perhelatan Pilkada Serentak pada 27 November 2024 mendatang.[]

Penulis : Ketua Fraksi Golkar DPRD Samarinda, Andi Saharuddin

Opini Merupakan Tanggung Jawab Penulis, Tidak Menjadi Tanggung Jawab Redaksi Prasasti.co

 

Tags: Golkar SamarindaPilgub Kaltim
Prasasti Co

Prasasti Co

Related Posts

PDIP Kaltim Siapkan KONFERDA–KONFERCAB, Sekjen Hasto hingga Bendahara Umum Hadir
Daerah

PDIP Kaltim Siapkan KONFERDA–KONFERCAB, Sekjen Hasto hingga Bendahara Umum Hadir

7 Desember 2025
Musda KNPI Kaltim XIV Siap Digelar, Aris Nur Huda: Ruang Demokrasi Pemuda
Politik

Musda KNPI Kaltim XIV Siap Digelar, Aris Nur Huda: Ruang Demokrasi Pemuda

26 Agustus 2025
Fraksi NasDem Nilai Pemerintah Tak Serius Realisasikan Visi “Kutai Timur Hebat”
Daerah

Fraksi NasDem Nilai Pemerintah Tak Serius Realisasikan Visi “Kutai Timur Hebat”

17 April 2025
Next Post
Kutim Dukung Kaltim Bebas Perilaku BABS 2024

Kutim Dukung Kaltim Bebas Perilaku BABS 2024

Untuk Ciptakan Lapangan Kerja Baru, Kutim Perlu Peningkatan Investasi

Untuk Ciptakan Lapangan Kerja Baru, Kutim Perlu Peningkatan Investasi

Cegah Angka Golput, KPU Samarinda Galakkan Peran Lembaga dan Sosialisasi Aktif

Cegah Angka Golput, KPU Samarinda Galakkan Peran Lembaga dan Sosialisasi Aktif

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rekomendasi

Perkuat Persatuan, FPK Wahau, Telen, dan Kongbeng Dikukuhkan

Perkuat Persatuan, FPK Wahau, Telen, dan Kongbeng Dikukuhkan

2 tahun ago
Teknologi Starlink untuk Kebutuhan Pendidikan di Kutai Timur

Teknologi Starlink untuk Kebutuhan Pendidikan di Kutai Timur

2 tahun ago
DPRD Kutim Setujui Raperda Pencegahan Kebakaran Demi Keselamatan Masyarakat

DPRD Kutim Setujui Raperda Pencegahan Kebakaran Demi Keselamatan Masyarakat

2 tahun ago
Pemkab Kukar Tetapkan Tiga Lokasi Sekolah Rakyat di Jonggon dan Tanjung Limau

Pemkab Kukar Tetapkan Tiga Lokasi Sekolah Rakyat di Jonggon dan Tanjung Limau

1 tahun ago

Kategori

  • Advertorial
  • Daerah
  • Dispora Kukar
  • Ekonomi
  • Lainnya
  • Nasional
  • Opini
  • Politik

Topik

Aji Ali Husni Atlet Bupati Kukar Diskominfo Kukar Dispora Dispora Kaltim Dispora Kukar dprd kota samarinda DPRD Kutim DPRD Samarinda Edi Damansyah Ekonomi Kreatif Fasilitas Fasilitas Olahraga GMNI Infrastruktur Kalimantan Timur KNPI Kukar Kompetisi KPU KPU Kukar KPU Samarinda Kukar Kutai Kartanegara Olahraga Olahraga Tradisional Pembangunan Karakter Pembinaan Atlet Pembinaan Pemuda pemkab kutim Pemuda Pemuda Kukar Pendidikan Pilkada Pilkada Kukar Pramuka Prestasi Samarinda Sekda Kukar Sekolah Sekretaris Daerah Kukar Stadion Sunggono. Tenggarong UMKM
No Result
View All Result

Highlights

SMIT Desak Kapolda DKI Dicopot, Soroti Informasi yang Dinilai Tidak Utuh dan Maraknya Ujaran Rasis terhadap Warga Indonesia Timur

Ketua SMIT Kecam Pernyataan Menteri HAM Natalius Pigai, Sebut Rasisme Pascakonflik Matraman Tak Boleh Diabaikan

BEM Sebalikpapan Soroti Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, Nilai Penegakan Hukum Alami Krisis Keadilan

Nanik S Deyang Pamit dari BGN, Sebut Penggantinya Sosok yang Dipercaya

Sangat Membanggakan, Siswi SMAN 1 Tabang Lolos Seleksi Paskibraka Nasional 2026

GMNI Kaltim Soroti Dugaan Intimidasi Aparat ke Sekretariat GMNI Jaksel: Demokrasi Jangan Dibungkam dengan Tekanan

Trending

500 Massa ARAK Kepung Pendopo Odah Etam, Soroti Ketimpangan hingga Desak RUU Perampasan Aset
Daerah

500 Massa ARAK Kepung Pendopo Odah Etam, Soroti Ketimpangan hingga Desak RUU Perampasan Aset

by Prasasti Co
3 September 2026
0

SAMARINDA – Sekitar 500 orang yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Kalimantan Timur (ARAK) menggelar aksi unjuk rasa...

Air Asin Melimpah di Pesisir Kukar, Mengapa Damkar Tak Langsung Menggunakannya untuk Padamkan Api?

Air Asin Melimpah di Pesisir Kukar, Mengapa Damkar Tak Langsung Menggunakannya untuk Padamkan Api?

2 September 2026
Andi Satya Nahkodai Golkar Samarinda, Fokus Tambah Kursi dan Siapkan Kader Muda

Andi Satya Nahkodai Golkar Samarinda, Fokus Tambah Kursi dan Siapkan Kader Muda

8 Agustus 2026
SMIT Desak Kapolda DKI Dicopot, Soroti Informasi yang Dinilai Tidak Utuh dan Maraknya Ujaran Rasis terhadap Warga Indonesia Timur

SMIT Desak Kapolda DKI Dicopot, Soroti Informasi yang Dinilai Tidak Utuh dan Maraknya Ujaran Rasis terhadap Warga Indonesia Timur

31 Juli 2026
Ketua SMIT Kecam Pernyataan  Menteri HAM Natalius Pigai, Sebut Rasisme Pascakonflik Matraman Tak Boleh Diabaikan

Ketua SMIT Kecam Pernyataan Menteri HAM Natalius Pigai, Sebut Rasisme Pascakonflik Matraman Tak Boleh Diabaikan

30 Juli 2026
Prasasti.co

Membaca Masa Depan, Menjelajahi Masa Lalu

Berita Terbaru

  • 500 Massa ARAK Kepung Pendopo Odah Etam, Soroti Ketimpangan hingga Desak RUU Perampasan Aset 3 September 2026
  • Air Asin Melimpah di Pesisir Kukar, Mengapa Damkar Tak Langsung Menggunakannya untuk Padamkan Api? 2 September 2026
  • Andi Satya Nahkodai Golkar Samarinda, Fokus Tambah Kursi dan Siapkan Kader Muda 8 Agustus 2026

Lainnya

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kontak Kami

© 2024 Prasasti Co - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Advertorial
  • Ekonomi
  • Politik
  • Peristiwa & Kriminal
  • Opini
  • Lainnya

© 2024 Prasasti Co - All Right Reserved