Samarinda – Kesan becek dan semrawut yang biasanya melekat pada pasar tradisional seolah lenyap di Pasar Merdeka Samarinda.
Pasalnya Pasar Merdeka dinilai sukses tampil sebagai pasar tradisional modern. Namun DPRD Samarinda mengingatkan, masih ada pekerjaan rumah soal pasokan listrik.
“Suasananya beda. Orang datang bisa nyaman. Nggak seperti pasar tradisional pada umumnya,” kata Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Andriansyah (18/5/2025).
Ia menyebut, keunggulan utama pasar ini ada pada sistem pengelolaan sampahnya yang sudah menggunakan TPS 3R, serta kerja sama dengan pihak ketiga dalam pengelolaan lingkungan.
Namun, Andriansyah menyoroti persoalan listrik yang belum maksimal. Ini menghambat pengoperasian fasilitas pengolahan sampah yang sudah tersedia.
“Fasilitasnya ada, tapi kalau listrik belum cukup, ya percuma. Harus segera dibenahi,” tegasnya.
Selain itu, ia juga menyarankan penguatan kelembagaan pengelola pasar agar manajemen bisa lebih profesional.
“Pasar Merdeka berpotensi jadi role model. Tapi harus ada perbaikan dari sisi manajemen juga,” ujarnya.
Andriansyah berharap, upaya pemkot tak berhenti di fisik bangunan saja, tapi juga menyentuh aspek kelembagaan dan kenyamanan jangka panjang bagi pedagang dan pembeli. (Adv/Kota Samarinda)















