TENGGARONG – Seleksi Pramuka Garuda tahun 2025 di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) akhirnya menetapkan 44 anggota terbaik sebagai penerima predikat tertinggi dalam dunia kepramukaan. Proses seleksi yang berlangsung sejak Juni hingga Agustus ini melibatkan peserta dari berbagai kecamatan, mulai Loa Kulu hingga Sebulu.
Seleksi dimulai dari tahap pendaftaran dan pemeriksaan administrasi yang menjadi pintu awal penyaringan peserta. Hanya mereka yang memenuhi seluruh persyaratan tingkatannya yang dapat melanjutkan ke tahap berikutnya.
“Seleksi administrasi adalah gerbang penting. Dari situ kami bisa memastikan siapa saja yang benar-benar memenuhi syarat sebelum masuk tes lapangan,” ujar Kabid Kepramukaan Dispora Kukar.
Tahap tes lapangan berlangsung selama tiga hari dengan pengujian langsung oleh pembina dan pelatih. Materi yang diujikan mencakup keterampilan teknis, disiplin, ketangkasan, serta pemahaman mengenai organisasi kepramukaan.
Usai seluruh rangkaian akhir dilaksanakan, tim juri mengadakan pleno untuk menentukan peserta yang layak menyandang predikat Garuda. Penilaian dilakukan secara ketat untuk memastikan kualitas lulusan benar-benar terjaga.
Hasil seleksi tahun ini menetapkan 16 Siaga, 13 Penggalang, 12 Penegak, dan 3 Pandega sebagai Pramuka Garuda. Mereka berasal dari berbagai kecamatan, seperti Loa Kulu, Muara Jawa, Muara Kaman, Tenggarong Seberang, Samboja, hingga Sebulu.
Predikat Garuda menjadi capaian prestisius bagi para peserta, sekaligus bukti komitmen Kukar dalam menjaga kualitas pembinaan kepramukaan di seluruh wilayahnya.















