TENGGARONG — Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat fondasi pembinaan olahraga melalui pendekatan modern. Salah satu langkah strategis yang tengah dikembangkan adalah Sistem Satu Data Keolahragaan, sebuah platform digital yang dirancang untuk menghimpun seluruh informasi olahraga daerah dalam satu sistem terpadu.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menjelaskan bahwa sistem ini akan menjadi pusat data yang mencakup informasi atlet, pelatih, cabang olahraga (cabor), organisasi, hingga capaian prestasi yang telah diraih di berbagai tingkatan.
“Selama ini data keolahragaan masih tersebar di berbagai instansi dan belum terintegrasi. Sistem ini akan menjadi solusi agar perencanaan dan pembinaan olahraga di Kukar bisa lebih tepat sasaran,” ujarnya.
Menurut Aji Ali, data yang lengkap dan akurat sangat dibutuhkan untuk membuat kebijakan berbasis bukti. Dengan begitu, dukungan pemerintah terhadap pembinaan atlet maupun pengembangan sarana olahraga bisa dilakukan lebih efisien dan objektif.
“Melalui sistem ini, kita bisa memetakan potensi atlet sejak dini, mengetahui cabor yang berkembang, dan menilai efektivitas pembinaan di setiap wilayah,” tambahnya.
Selain untuk kebutuhan internal pemerintah, Sistem Satu Data Keolahragaan juga dirancang agar dapat diakses oleh organisasi olahraga, sekolah, dan mitra swasta. Hal ini diharapkan mendorong transparansi sekaligus memperkuat kolaborasi antar pihak dalam memajukan dunia olahraga Kukar.
“Kita ingin data ini terbuka dan bermanfaat luas. Swasta bisa melihat potensi untuk sponsorship, sekolah bisa melihat perkembangan siswanya, dan masyarakat bisa tahu prestasi daerahnya,” jelas Aji Ali.
Dispora Kukar menargetkan sistem ini dapat beroperasi penuh pada tahun 2026, bersamaan dengan rencana digitalisasi administrasi seluruh kegiatan olahraga di kabupaten tersebut.
Langkah ini juga menjadi bagian dari visi besar Kukar Idaman (Inovatif, Berdaya Saing, Mandiri, dan Berkarakter) yang dicanangkan Bupati Edi Damansyah, di mana sektor olahraga berperan penting dalam membentuk generasi sehat, tangguh, dan berprestasi.
“Olahraga kini bukan sekadar kegiatan fisik, tetapi juga bagian dari sistem pembangunan daerah yang berbasis data dan inovasi. Kami ingin semua keputusan diambil dengan dasar yang jelas dan terukur,” tegasnya.
Dengan hadirnya sistem digital ini, Dispora Kukar berharap pembinaan atlet ke depan semakin efektif, akuntabel, dan mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi yang membawa nama Kukar ke level nasional bahkan internasional.















