TENGGARONG — Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat pembinaan cabang olahraga (cabor) bela diri yang dinilai memiliki potensi besar untuk mendulang prestasi di berbagai level kompetisi. Cabor seperti pencak silat, karate, taekwondo, judo, dan muay thai menjadi perhatian utama karena konsistensi perkembangan dan komitmen para pelatih serta atletnya.
Kabid Kepemudaan dan Kewirausahaan Dispora Kukar, Dery Wardhana, menegaskan bahwa pihaknya terus meningkatkan dukungan, baik melalui sarana latihan maupun kesempatan bertanding.
“Cabor bela diri ini sangat aktif dan potensial. Pelatih dan atlet punya komitmen tinggi, dan kami berusaha mengimbangi dengan fasilitas yang memadai,” ujar Dery.
Dispora Kukar juga mendorong setiap cabor untuk menyelenggarakan event secara mandiri sebagai upaya memperbanyak kompetisi yang dapat meningkatkan kualitas atlet. Menurut Dery, frekuensi pertandingan memiliki peran penting dalam membentuk mental dan skill atlet.
Selain pembinaan tingkat senior, pengembangan atlet usia dini melalui klub, dojo, dan perguruan di berbagai kecamatan menjadi fokus utama.
“Regenerasi atlet itu penting. Pembinaan tidak boleh putus,” tambahnya menegaskan.
Program penguatan pembinaan ini sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Kukar untuk membangun ekosistem olahraga yang lebih maju, berdaya saing, dan mampu mencetak sumber daya manusia unggul.
Dengan fasilitas yang memadai, kolaborasi antarpihak, dan kompetisi yang semakin rutin, Dery optimistis torehan prestasi atlet bela diri Kukar akan terus meningkat.
“Kami yakin atlet-atlet Kukar bisa terus mengharumkan nama daerah,” tutupnya.















