TENGGARONG – Cabang olahraga beladiri kembali menegaskan dominasinya sebagai primadona prestasi di Kutai Kartanegara (Kukar). Di tengah perkembangan pesat berbagai cabang olahraga lainnya, beladiri tetap menjadi penyumbang medali terbanyak dan ajang yang paling kompetitif.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar, Aji Ali Husni, mengatakan bahwa atlet-atlet beladiri memiliki daya saing tinggi dan konsisten menorehkan hasil membanggakan. “Semua cabang olahraga di Kukar punya potensi besar, tetapi beladiri memang paling menonjol. Banyak atlet berbakat dan kelas pertandingannya juga lengkap,” ujarnya.
Selain prestasi, Aji menekankan pentingnya sportivitas dalam setiap pertandingan. Ia berharap wasit dan panitia tetap menjaga integritas agar hasil lomba benar-benar mencerminkan kemampuan atlet. “Prestasi harus muncul dari kemampuan atlet dan semangat bertanding, bukan dari intervensi pihak mana pun,” tegasnya.
Dispora Kukar juga memperkuat perlindungan bagi atlet melalui kewajiban kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dalam setiap kegiatan olahraga resmi. Langkah ini bertujuan memberi rasa aman dan menjamin keselamatan para peserta.
“Semua kegiatan olahraga wajib melibatkan BPJS Ketenagakerjaan. Atlet terlindungi selama satu bulan penuh selama kegiatan berlangsung,” jelas Aji.
Dengan adanya jaminan tersebut, Dispora berharap para atlet dan pelatih bisa fokus mengembangkan kemampuan tanpa rasa khawatir. Aji juga mengimbau agar peserta melanjutkan kepesertaan BPJS secara mandiri setelah masa perlindungan dari kegiatan berakhir. “Ini penting untuk menjaga keamanan dan kesejahteraan mereka dalam jangka panjang,” ujarnya.
Dengan langkah-langkah ini, Dispora Kukar berharap prestasi cabang beladiri semakin meningkat sekaligus menciptakan ekosistem olahraga yang lebih sehat, aman, dan berintegritas.















