Samarinda: Sekretaris Komisi III DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, menyuarakan keprihatinan atas masalah serius yang dihadapi Kota Samarinda terkait penanganan sampah.
Menurutnya, kurangnya perhatian terhadap pengelolaan sampah, terutama dari rumah tangga, menjadi masalah utama yang belum mendapat penyelesaian serius dari pemerintah setempat.
“Isu sampah di Samarinda menjadi perhatian serius untuk segera ditangani,” ungkapnya (28/3/2024).
Novan menyatakan bahwa sebagian besar sampah di kota tersebut berasal dari rumah tangga, terutama sisa makanan, namun belum ada kerjasama yang signifikan antara Pemerintah Kota dan pemulung dalam menangani masalah ini.
Menurutnya kurangnya pengelolaan sampah di Samarinda disebabkan oleh minimnya fasilitas tempat pembuangan akhir (TPA) yang memadai.
“Sehingga penting untuk memastikan bahwa TPA yang ada sudah memenuhi standar dan dilengkapi dengan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang memadai,” bebernya.
Politikus Golkar itu juga menekankan perlunya Pemerintah Kota merancang penyelesaian sampah ini secara berkelanjutan.
Ia menyarankan agar Pemkot memiliki blueprint atau rencana jangka panjang yang detail untuk menangani masalah sampah, serta perlu diperjelas target-target yang ingin dicapai.















