Kutai Timur, prasasti.co – Kendala cuaca, khususnya musim hujan, menjadi tantangan serius bagi pelaksanaan proyek fisik di Kabupaten Kutai Timur. Anggota DPRD Kutai Timur dari Partai NasDem, Leny Susilawati Anggraini, menyatakan bahwa cuaca yang tidak menentu ini berdampak langsung pada capaian pembangunan dan serapan anggaran. Proyek semenisasi jalan, misalnya, yang awalnya ditargetkan sepanjang 100 meter, hanya mampu diselesaikan setengahnya akibat kondisi cuaca.
Namun, Leny menyampaikan optimisme bahwa realisasi anggaran tetap bisa dikejar menjelang akhir tahun, meskipun tantangannya besar. Ia menekankan pentingnya peran DPRD dalam melakukan pengawasan ketat dan mendorong pemerintah daerah untuk mengoptimalkan penggunaan anggaran.
“Kami tetap optimistis bahwa realisasi anggaran bisa meningkat di akhir tahun ini. Meskipun sekarang angkanya masih rendah, kita akan terus mendesak agar bisa mencapai angka yang lebih baik. DPRD akan terus mengawal agar program yang telah direncanakan bisa terlaksana,” jelas Leny.
DPRD Kutai Timur berharap kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah, OPD, dan seluruh pihak terkait dapat terjalin untuk memaksimalkan pemanfaatan anggaran. Dengan demikian, anggaran besar yang dimiliki tahun ini dapat diimplementasikan secara optimal dan berdampak positif bagi masyarakat.
“Kami berharap ada sinergi yang lebih baik antara DPRD, pemerintah daerah, dan OPD agar anggaran yang besar ini bisa tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ini adalah amanah yang harus kami jalankan dengan serius,” tambah Leny.
Leny menegaskan, meskipun menghadapi kendala cuaca yang cukup signifikan, pengawasan dan evaluasi yang berkelanjutan akan memastikan pelaksanaan anggaran dapat dilakukan dengan efektif. DPRD berkomitmen untuk terus mengawal proses pembangunan agar berjalan sesuai rencana, sehingga hasilnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat Kutai Timur.
“Kami akan terus mengawasi, mengevaluasi, dan berusaha memastikan bahwa anggaran besar ini bisa digunakan sebaik mungkin untuk kesejahteraan masyarakat. Kita semua berharap hasil yang maksimal untuk pembangunan di Kutai Timur,” tutup Leny.
Dengan pengawasan ketat dan kerja sama lintas sektor, Leny optimistis bahwa anggaran besar tahun ini bisa dimanfaatkan secara optimal meskipun tantangan cuaca kerap menjadi penghambat. (adv)















