KUTAI TIMUR, prasasti.co – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengarusutamaan Gender menjadi fokus utama dalam rapat paripurna DPRD Kutai Timur. Hj. Uci, anggota DPRD dari Fraksi Golkar, menyampaikan dukungan penuh dan pandangannya mengenai peran penting perempuan dalam pekerjaan dan politik.
“Raperda ini saya dukung sepenuhnya, terutama untuk daerah pemilihan (dapil) saya. Dengan adanya Raperda ini, perempuan bisa lebih banyak berpartisipasi di dunia kerja,” kata Hj. Uci dalam rapat pada 1 November 2024. Ia menegaskan bahwa peraturan ini sangat penting untuk memfasilitasi kesetaraan di sektor pekerjaan, di mana perempuan sering kali menghadapi tantangan lebih besar dibandingkan laki-laki dalam mendapatkan kesempatan yang sama.
Selain itu, Hj. Uci menyoroti peran perempuan dalam politik yang masih membutuhkan dorongan. “Di bidang politik, perempuan memiliki kepekaan yang mendalam, yang penting bagi tugas anggota dewan. Saya berharap, melalui Raperda ini, minat perempuan untuk berpolitik akan meningkat, sehingga keseimbangan dalam pengambilan keputusan dapat lebih terwujud,” tegasnya. Menurutnya, keterlibatan perempuan dalam politik dapat membantu menciptakan kebijakan yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Partisipasi perempuan di bidang pekerjaan dan politik adalah kunci untuk menciptakan masyarakat yang adil dan setara. Dengan semakin banyak perempuan terlibat, keputusan yang diambil akan mencerminkan keragaman kebutuhan dan aspirasi masyarakat, memperkuat kualitas kebijakan dan meningkatkan kesejahteraan secara menyeluruh.
Raperda Pengarusutamaan Gender diharapkan tidak hanya meningkatkan kesadaran tentang pentingnya peran perempuan, tetapi juga membawa perubahan signifikan dalam representasi perempuan di ranah publik. Hj. Uci berharap regulasi ini menjadi landasan bagi perempuan untuk lebih percaya diri dan aktif dalam berkontribusi, baik dalam bidang profesional maupun politik. (adv)















