JAKARTA – Pekan terakhir helatan pencoblosan pemilihan kepala daerah serentak 2024 digelar, Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat RI di Senayan mengundang sejumlah kepala daerah menghadiri rapat dengar pendapat (RDP). Sekretaris Kabupaten (Seskab) Kutai Timur (Kutim) Rizali Hadi, menghadiri RDP Komisi II DPR RI untuk membahas kesiapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024.
Rapat tersebut berlangsung di Ruang Rapat Komisi II DPR RI, Gedung Nusantara II Senayan, pada Rabu (20/11/2024). Rizali hadir mewakili Pjs Bupati Kutim, Agus Hari Kesuma. Kegiatan RDP dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda dan turut dihadiri Wakil Mendagri Bima Arya, Pjs Gubernur Kaltim Akmal Malik dan undangan lainnya yang berasal dari Kalbar, Kalteng, Kalsel dan Kaltara.
Seusai RDP, Rizali menyampaikan kesiapan Kutai Timur menghadapi pilkada. Berbagai langkah telah dilakukan untuk memastikan kelancaran di hari H. Persiapan teknis maupun administrasi terus dimatangkan, termasuk koordinasi dengan KPU, Bawaslu, dan stakeholder terkait. “Kami juga terus memantau kondisi di lapangan untuk memastikan pelaksanaan Pilkada berjalan kondusif,” ujar alumni Universitas Gadjah Mada itu.
Ia menambahkan, salah satu tantangan yang dihadapi adalah memastikan anggaran pilkada terserap dengan baik serta menjangkau seluruh wilayah Kutim, yang memiliki kondisi geografis beragam. Selain itu, menggenjot tingkat partisipasi pemilih juga menjadi fokus utama untuk mencapai target keterlibatan pemilih yang tinggi. Diketahui, dari helatan Pemilu 2024 lalu, angka partisipasi di Kutim adalah 79 persen.
Selanjutnya sesuai arahan Komisi II dan Pj Gubernur Kaltim menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan penyelenggara pemilu untuk menjamin suksesnya Pilkada Serentak.
“Kesiapan seluruh pihak, mulai dari aspek anggaran, regulasi, hingga sosialisasi, sangat menentukan keberhasilan Pilkada. Kami berharap semua elemen dapat bekerja sama demi terselenggaranya pemilu yang adil dan demokratis,” kata Rizali.
Rizali juga memastikan bahwa Kutai Timur siap menjalankan langkah antisipatif untuk mengatasi berbagai tantangan. Koordinasi intens dengan pihak keamanan dan tokoh masyarakat untuk menjaga situasi tetap kondusif. “Kami juga aktif mendorong edukasi politik kepada masyarakat, terutama di wilayah-wilayah terpencil,” ujar Rizali.
Rizali menegaskan, pemerintah Kutai Timur berkomitmen menjadikan Pilkada Serentak 2024 sebagai ajang demokrasi yang inklusif dan transparan. Dengan dukungan semua pihak, ia optimistis pelaksanaan Pilkada dapat berjalan lancar, aman, dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
“Kami percaya bahwa dengan kerja sama yang solid dan komitmen yang kuat, Pilkada di Kutai Timur dapat menjadi contoh pelaksanaan demokrasi yang berkualitas,” tegasnya. (adv)















