SAMARINDA – Komisi II DPRD Kota Samarinda menyatakan kesiapan mereka untuk mengawal pelaksanaan Program Optimalisasi Lahan (Oplah) yang mulai menyasar wilayah perkotaan. Program ini merupakan bagian dari upaya mendukung swasembada pangan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Viktor Yuan, mengungkapkan pihaknya telah mengikuti beberapa agenda sosialisasi teknis bersama Kementerian Pertanian melalui pertemuan daring.
Menurutnya, meski sebelumnya program Oplah lebih banyak difokuskan di daerah pertanian besar seperti Penajam Paser Utara dan Paser, kini Samarinda mulai menjadi target implementasi.
“Program ini cukup strategis, dan kami siap mengikuti tahap demi tahap pelaksanaannya,” ujar Viktor (16/5/2025).
Saat ini, program masih dalam tahap pengenalan dan sosialisasi teknis. Komisi II DPRD Samarinda menunggu arahan lebih lanjut terkait wilayah spesifik yang akan menjadi lokasi pilot project. Beberapa titik potensial telah diidentifikasi, seperti Kelurahan Makroman dan Lempake.
Viktor menilai, krisis lahan pertanian di kota besar seperti Samarinda menjadi tantangan serius. Dengan adanya Oplah, diharapkan sektor pertanian perkotaan bisa kembali diperkuat dan berkontribusi pada ketahanan pangan.
“Keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada eksekusi teknis, tapi juga sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Tanpa kerja sama yang solid, target swasembada pangan sulit tercapai,” jelas Viktor.
Sebagai wakil rakyat di bidang pertanian, Komisi II berkomitmen terus mengawasi pelaksanaan program agar berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami bertanggung jawab memastikan setiap program pemerintah berjalan efektif dan berdampak langsung,” tutup Viktor. (Adv/Kota Samarinda)















