KUKAR – Meski masih tergolong kecamatan baru, Samboja Barat di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) langsung tancap gas membenahi fasilitas dasar.
Selama dua tahun berdiri, kecamatan Samboja Barat tengah fokus menyiapkan sarana publik dan infrastruktur penunjang demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Camat Samboja Barat, Burhanuddin, mengatakan bahwa pembenahan fasilitas umum menjadi prioritas utama, mengingat usia kecamatan yang masih muda. Ia menegaskan bahwa pelayanan masyarakat yang optimal hanya bisa tercapai jika ditopang sarana yang memadai.
“Usia kami baru dua tahun, jadi memang fokus kami masih pada pembenahan sarana-prasarana, terutama yang menunjang aktivitas pemerintahan dan pelayanan publik,” ujarnya, Kamis (12/6/2025).
Burhanuddin menjelaskan, meski kantor kecamatan sudah mulai beroperasi, beberapa kebutuhan penting seperti ruang kerja, peralatan administrasi, dan ruang koordinasi masih harus dilengkapi secara bertahap.
“Kami ingin memastikan semua fasilitas penunjang tersedia agar masyarakat bisa mendapatkan pelayanan yang layak dan efisien,” tambahnya.
Tak hanya fokus pada fasilitas internal pemerintahan, pembangunan infrastruktur jalan juga menjadi perhatian besar. Jalan penghubung antarwilayah dinilai penting untuk memperlancar mobilitas warga sekaligus mendukung perputaran ekonomi lokal.
“Akses jalan itu vital. Kalau jalannya baik, masyarakat mudah menjangkau pelayanan dan aktivitas ekonomi bisa bergerak lancar,” jelas Burhanuddin.
Pemerintah kecamatan pun telah mengajukan sejumlah usulan perbaikan jalan strategis yang menghubungkan kantor kecamatan dengan beberapa desa di Samboja Barat. Usulan ini diharapkan mendapat respons dari pemerintah kabupaten dan dinas terkait.
Ia menambahkan, kemajuan pembangunan tidak bisa dilakukan sendiri. Koordinasi lintas sektor dan sinergi antarinstansi terus diupayakan agar seluruh rencana bisa direalisasikan secara bertahap.
“Kami terus bangun komunikasi dengan OPD teknis, karena kami sadar pembangunan itu butuh dukungan dari banyak pihak,” ujarnya.
Dengan tekad untuk mengejar ketertinggalan, Kecamatan Samboja Barat berupaya mengejar standar pelayanan yang ideal layaknya kecamatan yang sudah lama berdiri.
“Kalau kita serius dan kerja sama semua pihak berjalan, saya yakin Samboja Barat bisa maju dan mandiri,” pungkas Burhanuddin. (Adv)















