KUKAR – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) bukan sekadar ajang perlombaan, tapi juga menjadi sarana membentuk generasi yang cinta Al-Qur’an. Hal inilah yang coba ditegaskan dalam gelaran MTQ ke-12 tingkat Kecamatan Tenggarong yang digelar di Desa Rapak Lambur, Senin (16/6/2025).
Sebanyak 143 peserta dari 14 kelurahan dan desa ikut ambil bagian dalam pembukaan yang berlangsung di lapangan sepak bola desa. Acara dibuka langsung oleh Camat Tenggarong, Sukono, dan disambut antusias oleh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Sukono menyebut bahwa MTQ memiliki peran penting dalam memperkuat nilai-nilai Islam dan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap isi Al-Qur’an.
“MTQ ini bukan hanya agenda tahunan, tetapi juga ajang mengukur sejauh mana pendidikan Al-Qur’an berjalan di tengah masyarakat kita,” ungkapnya. Ia menambahkan, kegiatan ini juga sejalan dengan kebijakan daerah melalui Gerakan Etam Mengaji (GEMA) yang tertuang dalam Perda Nomor 4 Tahun 2021.
Lebih dari itu, MTQ ke-12 ini menjadi sarana penjaringan qari dan qariah terbaik dari Kecamatan Tenggarong. Mereka yang terpilih akan menjadi wakil di MTQ tingkat Kabupaten Kukar yang direncanakan berlangsung Oktober mendatang.
Sukono berharap MTQ mampu menumbuhkan semangat generasi muda untuk tidak hanya membaca, tapi juga mengamalkan kandungan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Ia juga menekankan pentingnya menjadikan nilai-nilai Islam sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat yang harmonis dan damai. “Kita ingin nilai-nilai Al-Qur’an menjadi pijakan dalam kehidupan sosial, bukan hanya di rumah tangga, tapi juga dalam relasi kita sebagai warga bangsa,” ucap Sukono.
Pihaknya juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan saling menghargai, demi mewujudkan kehidupan yang rukun dan damai di Kecamatan Tenggarong. “Persatuan adalah kunci, dan kita semua punya tanggung jawab untuk merawatnya,” pungkasnya. (Adv)















