TENGGARONG — Fenomena Zumba di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tengah mencapai puncak popularitas. Dalam beberapa tahun terakhir, minat masyarakat—khususnya kalangan ibu-ibu—turut meramaikan berbagai kelas Zumba yang kini tumbuh pesat di berbagai kecamatan.
Dalam keterangannya, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar, Aji Ali Husni, menyampaikan bahwa Zumba telah menjadi pilihan olahraga yang menyenangkan dan tidak monoton bagi masyarakat.
“Gerakannya cepat, membuat tubuh cepat berkeringat, tetapi tetap menyenangkan. Itu yang membuat masyarakat betah,” ujar Aji Ali.
Ia menambahkan, perkembangan Zumba di Kukar juga didorong oleh kehadiran instruktur yang semakin profesional. Standar lisensi resmi menjadi syarat penting untuk memastikan kualitas pelatihan.
“Instruktur harus punya lisensi. Tidak semua yang paham gerakan Zumba bisa langsung mengajar,” tegasnya.
Kesehatan Ibu Jadi Kunci Keluarga Sehat
Mayoritas peserta Zumba adalah para ibu rumah tangga, sesuatu yang dinilai positif oleh Dispora. Menurut Aji Ali, peningkatan kebugaran ibu berdampak signifikan bagi kondisi keluarga.
“Kalau ibunya sehat, rumah tangganya ikut sehat. Pikiran lebih fresh dan mood lebih baik—itu sangat berpengaruh,” katanya.
Menyebar hingga Wilayah Ulu dan Ilir
Kegiatan Zumba kini telah merata hingga ke wilayah Ulu dan Ilir. Komunitasnya terus berkembang, dengan sejumlah daerah rutin menggelar kelas mingguan. Dalam berbagai agenda olahraga daerah, sesi Zumba hampir selalu hadir sebagai pembuka atau penutup acara.
Bahkan di event olahraga tantangan, setelah peserta mencapai garis finis, Zumba langsung menjadi hiburan utama yang memeriahkan suasana.
Dispora juga menyediakan berbagai doorprize menarik untuk menambah antusias peserta. Aji Ali menilai langkah ini penting agar semangat masyarakat untuk berolahraga tetap terjaga.
“Semoga program yang kami lakukan selalu bermanfaat dan dinantikan warga,” pungkasnya.















