Prasasti.co
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Advertorial
  • Ekonomi
  • Politik
  • Peristiwa & Kriminal
  • Opini
  • Lainnya
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Advertorial
  • Ekonomi
  • Politik
  • Peristiwa & Kriminal
  • Opini
  • Lainnya
No Result
View All Result
Prasasti.co
No Result
View All Result
Home Advertorial

Disdikbud Kukar Andalkan Kolaborasi untuk Rawat 15 Cagar Budaya

Prasasti Co by Prasasti Co
24 Oktober 2026
in Advertorial, Daerah
Reading Time: 2 mins read
0
Aulia Dorong Penguatan Penanganan Karhutla, Pemkab Kukar Siap Dukung Langkah Provinsi

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kukar, Mohammad Saidar,

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KUKAR – Keterbatasan anggaran akibat efisiensi membuat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) belum dapat menjalankan program penetapan maupun pengembangan cagar budaya sepanjang 2026. Meski demikian, pendataan objek bersejarah tetap dilakukan untuk memperkuat perlindungan warisan budaya di daerah.

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kukar, Mohammad Saidar, mengatakan pihaknya masih berupaya menjaga keberadaan cagar budaya melalui koordinasi dengan Balai Pelestarian Kebudayaan. Kerja sama tersebut menjadi salah satu langkah untuk menangani objek bersejarah yang mengalami kerusakan.

“Untuk tahun ini sementara belum ada kegiatan penetapan maupun pengembangan kebudayaan karena efisiensi anggaran. Namun, pendataan cagar budaya yang ada di Kukar tetap kami lakukan,” ujarnya, Jumat (23/10/2026).

Saidar menjelaskan, Kukar telah menetapkan 15 cagar budaya. Dari jumlah tersebut, satu objek telah ditetapkan sebagai cagar budaya tingkat nasional oleh Kementerian Kebudayaan.

Di luar objek yang telah ditetapkan, masih terdapat puluhan Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB) yang masuk dalam pendataan.

Berdasarkan data registrasi, kata dia, terdapat sekitar 86 ODCB yang masih memerlukan proses penanganan lebih lanjut.

“Yang sudah kami tetapkan ada 15 cagar budaya. Sementara ODCB yang sudah masuk dalam data registrasi kami sekitar 86 objek. Di luar data tersebut, masih banyak objek lain yang berpotensi menjadi cagar budaya,” jelasnya.

Menurut Saidar, pemeliharaan rutin sejumlah situs dilakukan oleh juru pelihara, terutama melalui kegiatan membersihkan bangunan dan menjaga kebersihan lingkungan. Namun, tugas tersebut berbeda dengan penanganan kerusakan fisik yang membutuhkan keahlian khusus.

Perbaikan terhadap bangunan bersejarah tidak bisa dilakukan sembarangan. Penanganannya perlu melibatkan tenaga ahli agar tindakan yang diambil sesuai dengan karakter dan ketentuan pelestarian cagar budaya.

Karena itu, ketika ditemukan kerusakan atau penurunan kondisi pada suatu objek, Disdikbud Kukar melaporkannya kepada Balai Pelestarian Kebudayaan untuk ditindaklanjuti melalui pemeriksaan dan penanganan teknis.

Saidar mwncontohkan bangunan bersejarah di kawasan Loa Kulu yang mengalami keruntuhan. Disdikbud Kukar telah menyampaikan laporan mengenai kondisi bangunan tersebut kepada pihak balai agar dapat dilakukan pengecekan langsung di lapangan.

“Kalau ada bangunan cagar budaya yang rusak, kami melaporkannya kepada Balai Pelestarian Kebudayaan. Sebab, penanganannya harus melibatkan tim ahli yang memahami cara perawatan dan perbaikan bangunan bersejarah,” terangnya.

Selain mengandalkan koordinasi dengan balai, keberadaan juru pelihara juga membantu menjaga sejumlah situs tetap terawat. Di kawasan Sangasanga, misalnya, terdapat bangunan bersejarah berupa rumah penjara yang memiliki juru pelihara untuk melakukan pembersihan secara rutin.

Meski begitu, Saidar mengakui belum seluruh situs memiliki juru pelihara. Penugasan tersebut masih terbatas pada sejumlah objek yang telah ditetapkan sehingga pemeliharaan di lokasi lain membutuhkan dukungan tambahan.

Ia mengatakan pihaknya juga membuka peluang memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk komunitas, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), yayasan, hingga perusahaan yang beroperasi di sekitar kawasan cagar budaya.

Menurutnya, keterlibatan pihak lain diperlukan agar pemeliharaan tidak hanya bergantung pada kemampuan anggaran pemerintah daerah. Perusahaan yang menggunakan atau menempati bangunan bersejarah juga diharapkan ikut menjaga kelestarian bangunan tersebut.

Ia bilang terdapat sejumlah kantor perusahaan di Sangasanga yang menempati bangunan peninggalan Belanda. Bangunan tersebut memiliki nilai sejarah dan selama ini turut dirawat oleh pihak yang menggunakannya.

“Harapannya, kita bisa membangun kerja sama dengan perusahaan yang berada di kecamatan yang memiliki situs bersejarah. Jadi, pemeliharaannya dapat dilakukan bersama-sama agar bangunan dan peninggalan budaya itu tetap terjaga,” pungkasnya. (Adv)

Tags: Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud KukarMohammad Saidar
Prasasti Co

Prasasti Co

Related Posts

Aulia Dorong Penguatan Penanganan Karhutla, Pemkab Kukar Siap Dukung Langkah Provinsi
Advertorial

Brida Kukar Susun Alternatif Tarif Retribusi, Regulasi Lapak Pasar Jadi Sorotan

26 Oktober 2026
Aulia Dorong Penguatan Penanganan Karhutla, Pemkab Kukar Siap Dukung Langkah Provinsi
Advertorial

Brida Kukar Evaluasi Program Dedikasi, Persepsi Masyarakat Jadi Acuan

25 Oktober 2026
Aulia Dorong Penguatan Penanganan Karhutla, Pemkab Kukar Siap Dukung Langkah Provinsi
Advertorial

Brida Kukar Pastikan Dukung Program Dedikasi Kukar Idaman Terbaik

25 Oktober 2026
Next Post
Aulia Dorong Penguatan Penanganan Karhutla, Pemkab Kukar Siap Dukung Langkah Provinsi

Aulia Dorong Penguatan Penanganan Karhutla, Pemkab Kukar Siap Dukung Langkah Provinsi

Aulia Dorong Penguatan Penanganan Karhutla, Pemkab Kukar Siap Dukung Langkah Provinsi

Disdikbud Kukar Perluas Ruang Ekspresi Budaya Lewat Kolaborasi Komunitas

Aulia Dorong Penguatan Penanganan Karhutla, Pemkab Kukar Siap Dukung Langkah Provinsi

Brida Kukar Pastikan Dukung Program Dedikasi Kukar Idaman Terbaik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rekomendasi

Kutim Pelajari Kesuksesan UKM Gula Semut di Trenten untuk Pengembangan Usaha Lokal

Kutim Pelajari Kesuksesan UKM Gula Semut di Trenten untuk Pengembangan Usaha Lokal

2 tahun ago
Ponoragan Bangun Kemandirian Pangan Lewat Koperasi Merah Putih

Ponoragan Bangun Kemandirian Pangan Lewat Koperasi Merah Putih

1 tahun ago
DPRD Samarinda Bahas Efisiensi Anggaran Sesuai Instruksi Presiden

DPRD Samarinda Bahas Efisiensi Anggaran Sesuai Instruksi Presiden

2 tahun ago
Rendi Solihin Dorong Regenerasi Kepemimpinan Media Digital di Musprov SMSI Kaltim

Rendi Solihin Dorong Regenerasi Kepemimpinan Media Digital di Musprov SMSI Kaltim

1 tahun ago

Kategori

  • Advertorial
  • Daerah
  • Dispora Kukar
  • Ekonomi
  • Lainnya
  • Nasional
  • Opini
  • Peristiwa & Kriminal
  • Politik

Topik

Aji Ali Husni Arianto Atlet Aulia Rahman Basri Bupati Kukar Diskominfo Kukar Dispora Dispora Kaltim Dispora Kukar dprd kota samarinda DPRD Kutim DPRD Samarinda Edi Damansyah Ekonomi Kreatif Fasilitas Fasilitas Olahraga GMNI Infrastruktur Kalimantan Timur KNPI Kukar Kompetisi KPU KPU Kukar KPU Samarinda Kukar Kutai Kartanegara Olahraga Olahraga Tradisional Pembangunan Karakter Pembinaan Atlet Pembinaan Pemuda pemkab kutim Pemuda Pemuda Kukar Pendidikan Pilkada Pilkada Kukar Pramuka Prestasi Samarinda Sekolah Stadion Sunggono. Tenggarong UMKM
No Result
View All Result

Highlights

Disdikbud Kukar Perluas Ruang Ekspresi Budaya Lewat Kolaborasi Komunitas

Aulia Dorong Penguatan Penanganan Karhutla, Pemkab Kukar Siap Dukung Langkah Provinsi

Disdikbud Kukar Andalkan Kolaborasi untuk Rawat 15 Cagar Budaya

Aulia Pastikan Gerakan Etam Mengaji Tetap Berjalan

Aulia Minta Pejabat Baru Untuk Capai Target yang Ditetapkan dalam Program Kukar Idaman Terbaik

Pemkab Kukar Siapkan Insentif Tenaga Keagamaan Rp500 Ribu per Tiga Bulan

Trending

Aulia Dorong Penguatan Penanganan Karhutla, Pemkab Kukar Siap Dukung Langkah Provinsi
Advertorial

Brida Kukar Susun Alternatif Tarif Retribusi, Regulasi Lapak Pasar Jadi Sorotan

by Prasasti Co
26 Oktober 2026
0

KUKAR – Penyempurnaan aturan retribusi pasar menjadi salah satu fokus kajian Badan Riset dan Pembangunan Daerah (Brida)...

Aulia Dorong Penguatan Penanganan Karhutla, Pemkab Kukar Siap Dukung Langkah Provinsi

Brida Kukar Evaluasi Program Dedikasi, Persepsi Masyarakat Jadi Acuan

25 Oktober 2026
Aulia Dorong Penguatan Penanganan Karhutla, Pemkab Kukar Siap Dukung Langkah Provinsi

Brida Kukar Pastikan Dukung Program Dedikasi Kukar Idaman Terbaik

25 Oktober 2026
Aulia Dorong Penguatan Penanganan Karhutla, Pemkab Kukar Siap Dukung Langkah Provinsi

Disdikbud Kukar Perluas Ruang Ekspresi Budaya Lewat Kolaborasi Komunitas

25 Oktober 2026
Aulia Dorong Penguatan Penanganan Karhutla, Pemkab Kukar Siap Dukung Langkah Provinsi

Aulia Dorong Penguatan Penanganan Karhutla, Pemkab Kukar Siap Dukung Langkah Provinsi

24 Oktober 2026
Prasasti.co

Membaca Masa Depan, Menjelajahi Masa Lalu

Berita Terbaru

  • Brida Kukar Susun Alternatif Tarif Retribusi, Regulasi Lapak Pasar Jadi Sorotan 26 Oktober 2026
  • Brida Kukar Evaluasi Program Dedikasi, Persepsi Masyarakat Jadi Acuan 25 Oktober 2026
  • Brida Kukar Pastikan Dukung Program Dedikasi Kukar Idaman Terbaik 25 Oktober 2026

Lainnya

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kontak Kami

© 2024 Prasasti Co - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Advertorial
  • Ekonomi
  • Politik
  • Peristiwa & Kriminal
  • Opini
  • Lainnya

© 2024 Prasasti Co - All Right Reserved