Samarinda: Perdebatan antara Barikade ‘besutan Syaharie Jaang’ dan Rudi Mas’ud semakin memanas menyusul pernyataan kontroversial Rudi Masud terkait kinerja mantan Gubernur Kaltim, Isran Noor, dalam menghadapi persoalan infrastruktur.
Pasalnya Rudi Masud menyoroti kurangnya lobi ke pusat terkait persoalan infrastruktur di Kaltim, khususnya di bawah kepemimpinan Isran Noor, mendapat tanggapan tajam dari Barisan Kemenangan Dua Periode (Barikade), yang dipimpin oleh Oschar Rawindra.
Oschar Rawindra, ketua Barikade, menilai pernyataan Rudi Masud tidak berdasar dan menyesatkan publik.
“Sebagai anggota DPR RI yang mewakili Kaltim di pusat, seharusnya Rudi Mas’ud menjadi pendukung sistem yang efektif dan berkontribusi secara solutif terhadap program dan kerja pemerintah daerah,” tegasnya.
Menurut Oschar, capaian Pemerintah Provinsi Kaltim di bawah kepemimpinan Isran Noor sangatlah signifikan, terutama dalam hal penguatan infrastruktur.
Oschar menekankan bahwa APBD Kaltim yang tembus sampai 76,65 triliun di bawah kepemimpinan Isran Noor merupakan pencapaian luar biasa bagi provinsi tersebut.
“Barikade menantang Rudi Mas’ud untuk debat terbuka guna membahas capaian Isran Noor dalam memimpin Kaltim serta pencapaiannya sebagai anggota DPR RI selama hampir lima tahun,” ungkapnya.
Mereka mengajak Rudi Mas’ud untuk menunjukkan kesediaannya untuk berdiskusi secara terbuka, namun juga menekankan pentingnya objektivitas dalam menilai kinerja pemimpin daerah.
Oschar juga menyatakan bahwa penilaian Rudi Mas’ud terhadap kinerja Isran Noor cenderung dipengaruhi oleh keinginannya untuk maju dalam Pemilihan Gubernur Kaltim.
“kita menilai bahwa komunikasi dan sinergi antara berbagai pihak adalah kunci untuk membangun Kaltim yang lebih baik, bukan saling menyalahkan atau mencari panggung politik,” pungkasnya.















