Kutai Timur, prasasti.co – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur terus mengawal distribusi ambulans ke 18 kecamatan di wilayah Kutim. Langkah ini diambil untuk memastikan akses kesehatan bagi masyarakat lebih mudah dijangkau, terutama di daerah-daerah yang jauh dari pusat layanan medis.
Anggota DPRD Kutim, Syaiful Bakhri, menegaskan bahwa komitmen pemerintah dalam mendistribusikan ambulans adalah upaya penting dalam meningkatkan layanan kesehatan.
“Sebelum pergantian kepemimpinan, kami sudah mendengar komitmen dari Dinas Kesehatan Kutim bahwa ambulans akan disalurkan ke semua kecamatan. Ini adalah langkah penting untuk membantu masyarakat dalam situasi darurat,” ujarnya kepada wartawan di Gedung DPRD Kutim, Senin (4/11/2024).
Ia menambahkan bahwa ambulans yang didistribusikan ke setiap kecamatan merupakan wujud nyata upaya pemerintah dalam memberikan pelayanan kesehatan yang lebih merata.
“Dengan adanya ambulans di setiap kecamatan, diharapkan akses masyarakat terhadap layanan medis bisa lebih cepat dan tepat,” kata Syaiful.
Meski beberapa kecamatan sudah menerima ambulans, Syaiful mencatat adanya kecamatan yang belum melaporkan penerimaan secara resmi. Hal ini mengindikasikan perlunya pemantauan distribusi yang lebih ketat.
“Memang sudah ada beberapa yang menerima, tetapi ada juga kecamatan yang belum mendapat laporan resmi serah terima ambulans ini,” lanjutnya.
Syaiful berharap Dinas Kesehatan dapat memberikan laporan lengkap agar distribusi ambulans berjalan dengan baik dan tidak ada kecamatan yang merasa diabaikan.
“Kami berharap Dinas Kesehatan dapat memberikan laporan lengkap mengenai distribusi ini, sehingga tidak ada kecamatan yang merasa terabaikan,” tegasnya. Ia menekankan bahwa DPRD Kutim akan mengawal proses ini hingga semua kecamatan mendapat pelayanan yang layak.
“Kami di DPRD berkomitmen untuk memastikan ambulans tersebar merata, sehingga pelayanan kesehatan semakin dekat dengan masyarakat,” pungkasnya. (adv)















