Prasasti.co
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Advertorial
  • Ekonomi
  • Politik
  • Peristiwa & Kriminal
  • Opini
  • Lainnya
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Advertorial
  • Ekonomi
  • Politik
  • Peristiwa & Kriminal
  • Opini
  • Lainnya
No Result
View All Result
Prasasti.co
No Result
View All Result
Home Advertorial

DP3A Kukar Paparkan Tantangan Pasangan dalam Mempertahankan Rumah Tangga

Prasasti Co by Prasasti Co
13 Oktober 2026
in Advertorial, Ekonomi
Reading Time: 2 mins read
0
Kukar Pelopori Pembentukan DPC Yayasan Generasi Putra Putri Pejuang 1945

Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak DP3A Kukar, Marhaini,

0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KUKAR – Kesiapan finansial dan kematangan emosional menjadi dua hal yang perlu diperhatikan pasangan sebelum membangun rumah tangga. Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengatakan persoalan tersebut dapat menjadi bagian dari berbagai faktor yang melatarbelakangi perceraian.

Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak DP3A Kukar, Marhaini, menerangkan bahwa persoalan dalam hubungan suami istri tidak selalu muncul dari satu penyebab. Kondisi yang dihadapi setiap keluarga berbeda sehingga persoalan yang berujung pada perpisahan juga memiliki latar belakang masing-masing.

Marhaini bilang salah satu tantangan yang kerap dihadapi pasangan adalah memenuhi kebutuhan hidup setelah menikah. Ketika penghasilan belum mencukupi, pasangan harus mencari cara untuk mengatur keuangan sekaligus memenuhi berbagai kebutuhan keluarga.

Kondisi tersebut berpotensi menjadi beban tersendiri bagi pasangan yang menikah pada usia muda.

Terlebih, kata dia, apabila mereka belum memiliki pekerjaan tetap dan harus menanggung kebutuhan anak, tuntutan kehidupan berkeluarga menjadi semakin besar.

“Ketika pasangan belum mempunyai pekerjaan atau penghasilan sendiri, mereka harus tetap memikirkan kebutuhan rumah tangga. Situasi seperti ini bisa menjadi tantangan, terutama kalau sudah memiliki anak,” kata Marhaini, Senin (12/10/2026).

Di samping kemampuan ekonomi, lanjut dia, kesiapan menghadapi kehidupan setelah menikah juga menjadi hal yang tidak kalah penting.

Ia mengatakan pasangan perlu menyesuaikan diri dengan perubahan kebiasaan, pembagian tanggung jawab, serta tuntutan untuk menyelesaikan persoalan secara bersama-sama.

Marhaini menilai, kematangan dalam menyikapi perbedaan pendapat menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan.

Apabila masing-masing pihak masih mengutamakan keinginan pribadi, persoalan yang sebenarnya dapat diselesaikan berpotensi berkembang menjadi konflik berkepanjangan.

“Pernikahan membutuhkan kesiapan yang matang. Pasangan harus memahami bahwa setelah menikah ada tanggung jawab yang harus dijalankan bersama, bukan hanya mengikuti keinginan masing-masing,” ujarnya.

Perhatian terhadap kesiapan tersebut, lanjutnya, juga berkaitan dengan perkawinan pada usia anak. Dalam ketentuan yang berlaku, seseorang yang belum berusia 18 tahun masih dikategorikan sebagai anak, sementara batas minimal usia perkawinan bagi laki-laki dan perempuan ditetapkan 19 tahun.

Menurut Marhaini, usia dan kematangan menjadi hal yang perlu dipertimbangkan karena kehidupan rumah tangga menuntut kemampuan mengelola emosi serta menghadapi berbagai persoalan.

Ia menjelaskan bahwa membangun keluarga membutuhkan kesiapan dalam menghadapi tekanan kehidupan sehari-hari. Kemampuan mengatur kebutuhan, menjaga komunikasi, dan mencari penyelesaian ketika terjadi perselisihan menjadi bagian dari upaya mempertahankan hubungan.

“Anak muda terkadang masih memiliki ego yang tinggi. Karena itu, mereka perlu memahami kehidupan pernikahan secara lebih mendalam sebelum mengambil keputusan untuk berkeluarga,” ungkapnya.

Marhaini turut mengingatkan bahwa persoalan antara suami dan istri dapat berpengaruh terhadap kondisi keluarga, khususnya apabila pasangan telah memiliki anak. Dalam situasi rumah tangga yang tidak harmonis, kebutuhan dan kepentingan anak tetap perlu menjadi perhatian orang tua.

Ia berharap setiap pasangan dapat mempertimbangkan kesiapan diri sebelum memasuki kehidupan pernikahan. Pemahaman terhadap tanggung jawab, kondisi ekonomi, dan kemampuan menghadapi perbedaan diharapkan membantu pasangan menjalani kehidupan keluarga dengan lebih baik.

“Pasangan perlu mempersiapkan diri, baik dari sisi mental maupun tanggung jawab dalam keluarga. Dengan begitu, mereka memiliki bekal untuk menghadapi berbagai persoalan yang muncul setelah menikah,” tutup Marhaini. (Adv)

Tags: Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak DP3A KukarMarhaini
Prasasti Co

Prasasti Co

Related Posts

Aulia Dorong Penguatan Penanganan Karhutla, Pemkab Kukar Siap Dukung Langkah Provinsi
Advertorial

Brida Kukar Susun Alternatif Tarif Retribusi, Regulasi Lapak Pasar Jadi Sorotan

26 Oktober 2026
Aulia Dorong Penguatan Penanganan Karhutla, Pemkab Kukar Siap Dukung Langkah Provinsi
Advertorial

Brida Kukar Evaluasi Program Dedikasi, Persepsi Masyarakat Jadi Acuan

25 Oktober 2026
Aulia Dorong Penguatan Penanganan Karhutla, Pemkab Kukar Siap Dukung Langkah Provinsi
Advertorial

Brida Kukar Pastikan Dukung Program Dedikasi Kukar Idaman Terbaik

25 Oktober 2026
Next Post
Kukar Pelopori Pembentukan DPC Yayasan Generasi Putra Putri Pejuang 1945

TMMD ke-130 Dimulai, Pemkab Kukar Dorong Percepatan Pembangunan Desa

Kukar Pelopori Pembentukan DPC Yayasan Generasi Putra Putri Pejuang 1945

Aulia Hadiri HUT Bank Kaltimtara ke-61, Harap Semakin Maju dan Profesional

Kukar Pelopori Pembentukan DPC Yayasan Generasi Putra Putri Pejuang 1945

Pasca Kebakaran Loa Ipuh, Aulia Tekankan Pentingnya Keselamatan di Lingkungan Rumah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rekomendasi

Komisi II DPRD Samarinda Dorong PAD Tembus Rp1 Triliun di 2026

Komisi II DPRD Samarinda Dorong PAD Tembus Rp1 Triliun di 2026

1 tahun ago
Dorong Transisi Energi di Benua Etam, YMH dan Forum CSR Kaltim Lakukan MoU

Dorong Transisi Energi di Benua Etam, YMH dan Forum CSR Kaltim Lakukan MoU

2 tahun ago
"Videotron di kawasan Stadion Aji Imbut (atau Rondong Demang) kini menjadi media utama Dispora Kukar untuk sosialisasi program cepat dan menjangkau masyarakat luas."

Manfaatkan Teknologi Digital, Videotron Stadion Jadi Senjata Utama Dispora Kukar Sasar Informasi Publik

11 bulan ago
Dispora Kaltim Fokus Pembinaan Fisik, Mental, dan Teknik untuk Ciptakan Atlet Muda Berkualitas

Dispora Kaltim Fokus Pembinaan Fisik, Mental, dan Teknik untuk Ciptakan Atlet Muda Berkualitas

2 tahun ago

Kategori

  • Advertorial
  • Daerah
  • Dispora Kukar
  • Ekonomi
  • Lainnya
  • Nasional
  • Opini
  • Peristiwa & Kriminal
  • Politik

Topik

Aji Ali Husni Arianto Atlet Aulia Rahman Basri Bupati Kukar Diskominfo Kukar Dispora Dispora Kaltim Dispora Kukar dprd kota samarinda DPRD Kutim DPRD Samarinda Edi Damansyah Ekonomi Kreatif Fasilitas Fasilitas Olahraga GMNI Infrastruktur Kalimantan Timur KNPI Kukar Kompetisi KPU KPU Kukar KPU Samarinda Kukar Kutai Kartanegara Olahraga Olahraga Tradisional Pembangunan Karakter Pembinaan Atlet Pembinaan Pemuda pemkab kutim Pemuda Pemuda Kukar Pendidikan Pilkada Pilkada Kukar Pramuka Prestasi Samarinda Sekolah Stadion Sunggono. Tenggarong UMKM
No Result
View All Result

Highlights

Disdikbud Kukar Perluas Ruang Ekspresi Budaya Lewat Kolaborasi Komunitas

Aulia Dorong Penguatan Penanganan Karhutla, Pemkab Kukar Siap Dukung Langkah Provinsi

Disdikbud Kukar Andalkan Kolaborasi untuk Rawat 15 Cagar Budaya

Aulia Pastikan Gerakan Etam Mengaji Tetap Berjalan

Aulia Minta Pejabat Baru Untuk Capai Target yang Ditetapkan dalam Program Kukar Idaman Terbaik

Pemkab Kukar Siapkan Insentif Tenaga Keagamaan Rp500 Ribu per Tiga Bulan

Trending

Aulia Dorong Penguatan Penanganan Karhutla, Pemkab Kukar Siap Dukung Langkah Provinsi
Advertorial

Brida Kukar Susun Alternatif Tarif Retribusi, Regulasi Lapak Pasar Jadi Sorotan

by Prasasti Co
26 Oktober 2026
0

KUKAR – Penyempurnaan aturan retribusi pasar menjadi salah satu fokus kajian Badan Riset dan Pembangunan Daerah (Brida)...

Aulia Dorong Penguatan Penanganan Karhutla, Pemkab Kukar Siap Dukung Langkah Provinsi

Brida Kukar Evaluasi Program Dedikasi, Persepsi Masyarakat Jadi Acuan

25 Oktober 2026
Aulia Dorong Penguatan Penanganan Karhutla, Pemkab Kukar Siap Dukung Langkah Provinsi

Brida Kukar Pastikan Dukung Program Dedikasi Kukar Idaman Terbaik

25 Oktober 2026
Aulia Dorong Penguatan Penanganan Karhutla, Pemkab Kukar Siap Dukung Langkah Provinsi

Disdikbud Kukar Perluas Ruang Ekspresi Budaya Lewat Kolaborasi Komunitas

25 Oktober 2026
Aulia Dorong Penguatan Penanganan Karhutla, Pemkab Kukar Siap Dukung Langkah Provinsi

Aulia Dorong Penguatan Penanganan Karhutla, Pemkab Kukar Siap Dukung Langkah Provinsi

24 Oktober 2026
Prasasti.co

Membaca Masa Depan, Menjelajahi Masa Lalu

Berita Terbaru

  • Brida Kukar Susun Alternatif Tarif Retribusi, Regulasi Lapak Pasar Jadi Sorotan 26 Oktober 2026
  • Brida Kukar Evaluasi Program Dedikasi, Persepsi Masyarakat Jadi Acuan 25 Oktober 2026
  • Brida Kukar Pastikan Dukung Program Dedikasi Kukar Idaman Terbaik 25 Oktober 2026

Lainnya

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kontak Kami

© 2024 Prasasti Co - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Advertorial
  • Ekonomi
  • Politik
  • Peristiwa & Kriminal
  • Opini
  • Lainnya

© 2024 Prasasti Co - All Right Reserved