KUKAR – Keselamatan di lingkungan tempat tinggal menjadi perhatian Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, setelah kebakaran melanda kawasan Jalan Karya, Kelurahan Loa Ipuh, Rabu (14/10/2026) malam.
Aulia meminta masyarakat tidak mengabaikan potensi bahaya di rumah, khususnya yang berkaitan dengan aktivitas memasak dan pemakaian peralatan listrik.
Menurutnya, kebiasaan memeriksa kondisi rumah secara berkala perlu diterapkan untuk mengurangi kemungkinan terjadinya kebakaran.
Ia mengingatkan warga agar memastikan kompor sudah tidak menyala ketika hendak beristirahat. Begitu pula dengan perangkat elektronik yang tidak diperlukan, sebaiknya diputus dari sumber listrik untuk menghindari risiko korsleting.
“Keselamatan keluarga harus menjadi perhatian utama. Sebelum tidur atau bepergian, pastikan kondisi dapur aman dan peralatan listrik yang tidak diperlukan sudah dimatikan,” ujar Aulia.
Musibah di Loa Ipuh tersebut turut menimbulkan korban jiwa. Dua anak berusia 7 tahun dan 3 tahun dilaporkan menjadi korban, sedangkan orang tua mereka mengalami luka bakar serius dan dijadwalkan menjalani operasi di Rumah Sakit AM Parikesit.
Aulia menyampaikan keprihatinan atas kejadian yang menimpa keluarga tersebut. Ia berharap masyarakat semakin memahami pentingnya langkah pencegahan agar risiko serupa dapat diminimalkan.
“Kami menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang mengalami musibah ini. Kejadian tersebut menjadi pengingat bagi kita semua untuk lebih memperhatikan keamanan di rumah masing-masing,” katanya.
Selain mengingatkan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Kukar juga berkoordinasi dengan petugas terkait untuk menangani dampak kebakaran. Pemerintah daerah berupaya memenuhi kebutuhan keluarga terdampak secara bertahap, dengan mendahulukan keperluan yang paling mendesak.
Ia mengatakan perhatian juga diberikan terhadap kebutuhan anak-anak yang terdampak, termasuk kemungkinan penggantian seragam sekolah apabila perlengkapan tersebut tidak dapat digunakan lagi.
Aulia menyebut pemenuhan kebutuhan dasar menjadi salah satu bagian dari upaya pemerintah dalam membantu keluarga melewati masa pemulihan setelah musibah.
“Pemerintah daerah berupaya membantu kebutuhan yang diperlukan keluarga terdampak, termasuk perlengkapan sekolah bagi anak-anak apabila memang dibutuhkan,” pungkasnya. (Adv)













