SANGATTA – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Kabupaten Kutai Timur (Kutim) semakin semarak dengan terselenggaranya Pekan Raya Kutim Expo (PRKE) 2024. Acara ini ditutup secara resmi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Kabupaten Poniso Suryo Renggono, yang hadir mewakili Pjs Bupati Kutim, HM Agus Hari Kesuma. Penutupan PRKE ini menjadi momen penting bagi pelaku usaha dan pencinta kebudayaan di Kutim.
Dalam sambutannya, Poniso mengungkapkan harapannya agar PRKE menjadi agenda tahunan yang lebih meriah. “Saya berharap, kegiatan ini di tahun depan dapat lebih banyak menampilkan kegiatan dari masing-masing peserta, serta mengundang lebih banyak pihak untuk terlibat. Sehingga Pekan Raya ini dapat semakin dikenal dan dinikmati oleh masyarakat luas,” tuturnya.
Poniso menekankan pentingnya peran PRKE dalam mengangkat budaya lokal dan memperkuat kebhinekaan. “Pekan Raya ini menjadi ajang untuk mengangkat budaya Kalimantan Timur, khususnya di Kabupaten Kutai Timur. Saya berharap, di tahun-tahun mendatang, Pekan Raya ini semakin banyak menampilkan adat tradisional dan kebudayaan lain yang ada di Kutai Timur untuk memajukan semangat kebhinekaan,” tambahnya.
Kepala Dinas Penanaman Modal Daerah Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMD PTSP), Darsafani, menyoroti keberhasilan PRKE dalam melibatkan UMKM dan instansi lainnya. Tahun ini, PRKE menghadirkan total 152 unit stan, termasuk 74 stan dari perangkat daerah, 18 stan dari kecamatan, 10 dari perusahaan dan perbankan, serta 50 stan UMKM yang menjadi sorotan utama.
“Selama 7 hari pelaksanaan terjadi transaksi Rp 1,7 miliar,” kata Darsafani. Ia menyatakan bahwa UMKM menjadi motor penggerak utama dalam mempromosikan produk-produk lokal, seperti makanan khas dan kerajinan tangan. Hal ini menunjukkan kontribusi besar PRKE dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
Selain itu, acara ini menjadi ajang penting bagi UMKM untuk memperluas jaringan dan menjalin kemitraan dengan perusahaan besar serta perbankan. Untuk memberikan apresiasi, panitia juga memberikan penghargaan kepada peserta pameran terbaik dalam beberapa kategori, mulai dari perangkat daerah hingga UMKM.
“Saya mendukung kegiatan semacam ini bisa dirasakan sampai ke kecamatan dan desa di Kutai Timur. Terima kasih kepada seluruh peserta dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan, perusahaan, bank, dan UMKM. Semoga di tahun yang akan datang, kita bisa menyelenggarakan acara yang lebih meriah dan berdampak positif bagi seluruh masyarakat,” ujar Darsafani dalam penutupan acara.
Dengan kesuksesan PRKE 2024, seluruh pihak berharap agar kegiatan ini terus berlanjut dan semakin memberikan manfaat bagi pengembangan ekonomi dan budaya di Kutim. Peran UMKM yang semakin kuat diharapkan dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, sementara kekayaan budaya lokal terus dipromosikan kepada khalayak yang lebih luas. (adv)















