SANGATTA – Olahraga billiard di Kutai Timur mempunyai peminat yang cukup banyak, demikian juga dengan potensi atletnya. Demi menjaring atlet daerah ini, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Timur pada Jumat, 8 November 2024, menyelenggarkaan Turnamen Billiard Bola 9.
Staff Bidang Peningkatan Prestasi dan Olahraga Muhammad Willy Hardianus dalam sambutannya mewakili Dispora menyatakan bahwa turnamen ini digelar untuk menemukan bibit-bibit baru yang akan dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi di Kota Paser pada tahun 2026.
“Kegiatan ini mesti kita apresiasi dan tentunya harus kita kembangkan bersama,” ungkapnya.
Menurut Willy, pembinaan atlet lokal tidak boleh berhenti, dan terus didukung oleh masyarakat. Harapannya, kebutuhan atlet untuk Kutim tidak perlul lagi mengandalkan dari luar daerah. Pencarian dan pembinaan bibit perlu terus berjalan, supaya atlet lokal yang dihasilkan mampu bersaing dengan yang berasal dari luar daerah.
Dispora juga sudah menyiapkan sistem pendukung pengembangan atlet lokal. Willy menyatakan bahwa Dispora akan meluncurkan Sistem Informasi Olahraga (SIOLGA) pada tahun 2025.
Siolga nantinya akan menjadi pusat digitalisasi data keolahragaan untuk setiap cabang olahraga yang ada di Kabupaten Kutai Timur.
“Dengan adanya SIOLGA, pengelolaan data atlet akan lebih mudah diakses dan terstruktur dengan baik dan tahun depan, kita harus mempersiapkan data atlet, data pelatih, dan data prestasi,” ungkap Willy.
Sistem pendukung berupa SIOLGA ini nantinya akan menjadi tempat mengumpulkan data dan menjaga prestasi atlet-atlet Kutim. Dari sana nanti akan terlihat data dan kebutuhan yang mesti dipenuhi untuk mendukung perkembangan para atlet. (adv)















