Kukar – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tengah mempersiapkan pemasangan lampu penerangan jalan umum (LPJU) di jalur alternatif yang menghubungkan Desa Jongkang, Kecamatan Loa Kulu, dengan Kota Samarinda.
Pemasangan LPJU ini akan meliputi seluruh ruas jalan hingga titik perbatasan Kukar-Samarinda, sebagai upaya untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
Jalur yang sebagian besar telah di betonisasi ini sering menjadi pilihan masyarakat untuk menuju Samarinda, khususnya menuju kawasan Karang Paci, sebagai alternatif dari jalur utama di poros Tenggarong Seberang.
Kepala Dishub Kukar, Ahmad Junaidi, mengungkapkan bahwa jalur ini memiliki peran strategis dalam mobilitas warga, sehingga pihaknya telah mengalokasikan anggaran untuk pengadaan LPJU pada tahun anggaran 2025.
“Jalur ini sangat vital. Kami ingin memastikan pengguna jalan, terutama pada malam hari, merasa aman dan nyaman,” ujar Junaidi, Jumat (25/04/2025).
Proyek ini kini memasuki tahap lelang pengawasan setelah sebelumnya melewati proses perencanaan. Pemasangan fisik lampu jalan ditargetkan dimulai pada pertengahan tahun.
“InsyaAllah akhir Mei sudah mulai kita kerjakan,” ungkap Junaidi.
Jenis LPJU yang akan digunakan adalah konvensional bertenaga listrik dari PLN. Menurut Junaidi, penggunaan listrik PLN dinilai lebih efisien secara anggaran dibanding tenaga surya.
“Harga satu unit lampu tenaga surya bisa mencapai Rp 40 sampai 50 juta, sedangkan lampu konvensional hanya sekitar Rp 8 sampai 9 juta,” jelasnya.
Adapun anggaran yang disiapkan untuk proyek ini mencapai Rp 2 miliar dan khusus dialokasikan untuk jalur Jongkang.
“Kurang lebih Rp 2 miliar kita siapkan untuk pemasangan di jalur Jongkang ini,” pungkasnya. (Adv)















