KUKAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kukar terus berupaya meningkatkan cara penyampaian informasi publik. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah pengembangan Smart Pole atau tiang pintar yang kini sudah berdiri di sejumlah titik strategis di Kota Tenggarong.
Plt. Kepala Diskominfo Kukar, Solihin, menjelaskan bahwa Smart Pole yang ada dirancang untuk menjawab kebutuhan informasi masyarakat melalui pendekatan visual yang lebih menarik.
“Smart Pole ini dilengkapi lampu PJU pintar, kamera pengawas, monitor cuaca, jaringan internet 4G/5G, wifi gratis, papan informasi digital, hingga stasiun pengisian kendaraan listrik,” ungkapnya, Selasa (30/6/2025).
Solihin menyebut, seluruh fitur tersebut diharapkan mampu mendukung arus informasi yang lebih cepat dan mudah diakses. Selain itu, Smart Pole juga memiliki fungsi tambahan seperti CCTV pengawasan lingkungan, sensor kebisingan, hingga pemantauan lewat video drone. Semua terhubung secara real-time untuk membantu masyarakat mendapatkan informasi yang akurat.
Sejak diluncurkan pada 2024, Smart Pole telah dipasang di 30 lokasi di Tenggarong. Titik pemasangan difokuskan di area publik dengan aktivitas warga yang tinggi agar pesan yang disampaikan dapat menjangkau lebih banyak orang.
Program ini juga melibatkan kolaborasi dengan berbagai instansi seperti Polres Kukar, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan BPBD. Melalui kerja sama tersebut, data dari CCTV Smart Pole dapat dimanfaatkan bersama untuk pemantauan kejadian seperti kecelakaan lalu lintas, bencana, atau tindak kriminal.
Meski saat ini baru terpusat di wilayah Tenggarong, Diskominfo Kukar menargetkan Smart Pole dapat diperluas ke kecamatan lain. “Pengembangannya memang bertahap karena menyesuaikan kemampuan anggaran. Namun ke depan, kami berupaya menghadirkan Smart Pole di lebih banyak titik ruang publik,” ujarnya.
Dengan penyampaian informasi yang lebih visual, pemerintah berharap masyarakat semakin tertarik untuk memperhatikan pesan yang ditayangkan. “Kami ingin komunikasi antara pemerintah dan masyarakat bisa berjalan lebih cepat dan efektif,” pungkasnya. (Adv)















