TENGGARONG — Di balik semaraknya berbagai ajang olahraga di Kutai Kartanegara (Kukar), tersimpan cerita menarik dari pelaku ekonomi kreatif. Salah satunya datang dari komunitas fotografer muda, yang kini ikut menikmati panen rezeki berkat meningkatnya kegiatan olahraga di daerah ini.
Setiap kali Dispora Kukar menggelar event seperti fun run, sepeda santai, hingga off-road challenge, puluhan fotografer lokal terlihat aktif mengabadikan momen-momen penuh energi dari para peserta. Hasil jepretan mereka tak hanya jadi kenangan, tetapi juga peluang usaha yang menjanjikan.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar, Aji Ali Husni, menyebut bahwa tren positif ini menjadi bukti bahwa olahraga mampu menciptakan efek ekonomi luas.
“Kegiatan olahraga bukan cuma soal kebugaran, tapi juga membuka peluang bagi pelaku ekonomi kreatif, termasuk fotografer. Mereka menangkap momen dan mengubahnya jadi nilai ekonomi,” ujarnya.
Menurut Aji Ali, Dispora Kukar berkomitmen memberikan ruang bagi para fotografer muda agar bisa berkembang seiring meningkatnya event olahraga di Kukar.
“Kami ingin kegiatan olahraga juga jadi wadah bagi komunitas kreatif untuk tumbuh. Tahun depan kami rencanakan pelatihan fotografi olahraga agar mereka bisa lebih profesional,” tambahnya.
Dispora Kukar bahkan secara rutin melibatkan komunitas fotografer dalam setiap kegiatan besar yang mereka selenggarakan. Dari event lari, balap sepeda, hingga festival tradisional, para fotografer mendapat kesempatan langsung bekerja sama dengan panitia resmi.
Langkah ini tidak hanya membuka peluang ekonomi, tapi juga menumbuhkan semangat kolaborasi lintas bidang.
“Mereka tidak sekadar dokumentasi, tapi juga bagian dari tim kreatif yang membantu promosi kegiatan olahraga Kukar ke publik. Hasilnya, efeknya terasa ke sektor pariwisata dan UMKM,” jelas Aji.
Salah satu fotografer muda, Rizky (23), mengaku kegiatan olahraga kini menjadi sumber penghasilan tambahan yang cukup stabil.
“Sekarang tiap event olahraga pasti ramai peserta. Kami bisa dapat pesanan foto digital atau cetak. Sekalian promosi portofolio juga,” katanya.
Dispora Kukar menegaskan bahwa sinergi antara olahraga dan industri kreatif seperti fotografi menjadi bagian dari strategi besar untuk mendorong ekonomi lokal yang berkelanjutan.
“Kami ingin menciptakan ekosistem yang saling menghidupi. Olahraga jalan, pelaku kreatif tumbuh, dan ekonomi daerah ikut bergerak,” tutup Aji Ali.
Dengan semangat itu, Dispora Kukar berharap Kukar bukan hanya dikenal karena prestasi olahraganya, tetapi juga karena kehebatan anak mudanya dalam menangkap peluang kreatif di setiap momentum.















