TENGGARONG – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara memberikan apresiasi besar terhadap kemandirian para pegiat olahraga tradisional Kukar yang sukses meningkatkan perolehan medali pada ajang Pekan Olahraga Rekreasi Nasional (Pornas) 2025. Prestasi tersebut dinilai semakin membanggakan karena dicapai meski jumlah kontingen yang diberangkatkan berkurang drastis.
Kabid Pembudayaan Olahraga Dispora Kukar, Aji Muhammad Ari Junaidi, mengungkapkan bahwa jumlah peserta yang dikirim pada tahun ini turun hingga 50 persen dibandingkan dua tahun sebelumnya. Namun, penurunan kuantitas itu justru diimbangi dengan lonjakan kualitas.
“Secara kuantitas turun, tapi kualitasnya naik. Medali bertambah, ini kabar baik,” ujar Ari.
Ari menjelaskan, kekuatan olahraga tradisional tidak hanya terletak pada kemampuan atlet, tetapi juga pada budaya dan semangat swadaya masyarakat. Banyak komunitas yang tetap berlatih, membiayai kegiatan, bahkan mengikuti kejuaraan tanpa menunggu dukungan pemerintah.
“Mereka berangkat tanpa menunggu bantuan pemerintah, itulah kekuatan olahraga tradisional,” tegasnya.
Dispora Kukar memastikan tetap siap memberi dukungan dan fasilitas sesuai kebutuhan. Namun, menurut Ari, yang membuat perkembangan olahraga tradisional terus bergerak adalah komitmen kuat dari para pegiat itu sendiri.
“Semoga semangat ini jadi motivasi bagi anak muda untuk mencintai olahraga tradisional sebagai identitas budaya Kukar,” tutupnya.
Dengan prestasi yang terus meningkat, Dispora berharap olahraga tradisional semakin dikenal di tingkat nasional sekaligus menjadi ruang pembentukan karakter dan pelestarian budaya bagi generasi muda.















