KUKAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyiapkan sumber pembiayaan Kredit Kukar Idaman Terbaik dengan memanfaatkan dividen dari penyertaan modal daerah di Bank Kaltimtara.
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, mengatakan bahwa skema tersebut disiapkan sebagai sumber pembiayaan program, dengan anggaran awal sebesar Rp14 miliar yang berasal dari dividen Bank Kaltimtara tahun 2025.
“Tahun lalu sebenarnya kalau tahun ini kita siap kick off program itu dengan persiapan sudah anggaran sebesar Rp14 miliar, karena dividen kita tahun 2025 di Bank Kaltimtara itu Rp14 miliar,” ujar Aulia, Kamis (1/10/2026).
Besaran pembiayaan program tidak berhenti pada anggaran Rp14 miliar tersebut. Pemkab Kukar masih akan menunggu besaran dividen yang diterima dari Bank Kaltimtara pada 2026 untuk kemudian dihitung sebagai tambahan sumber pembiayaan.
“Nah nanti anggaran yang Rp14 miliar itu kita jumlahkan dengan anggaran kita yang tahun ini 2026 kita dapat nanti dividen berapa, nah itu yang kita dorong sebagai pembiayaan kita untuk program,” jelasnya.
Dengan pola tersebut, pemerintah daerah tidak perlu menambah beban terhadap pembiayaan yang sebelumnya telah tersedia dalam APBD. Sumber dana program diarahkan dari hasil penyertaan modal yang dimiliki daerah.
“Jadi tidak membebani pembiayaan yang sudah ada di APBD sebelumnya. kita mengoptimalkan dividen kita yang ada di Bank Kaltimtara,” tegasnya.
Aulia menyebut langkah tersebut sekaligus menjadi cara pemerintah daerah mengoptimalkan manfaat dari penyertaan modal di Bank Kaltimtara. Dividen yang diterima tidak hanya menjadi penerimaan daerah, tetapi diarahkan kembali untuk mendukung pelaksanaan program yang telah disiapkan pemerintah. (Adv)















