Prasasti.co
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Advertorial
  • Ekonomi
  • Politik
  • Peristiwa & Kriminal
  • Opini
  • Lainnya
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Advertorial
  • Ekonomi
  • Politik
  • Peristiwa & Kriminal
  • Opini
  • Lainnya
No Result
View All Result
Prasasti.co
No Result
View All Result
Home Advertorial

Seminar MUI Kutim Serukan Ketahanan Keluarga untuk Cegah Pelecehan Seksual

Redaksi Kutim by Redaksi Kutim
31 Oktober 2024
in Advertorial
Reading Time: 2 mins read
0
Seminar MUI Kutim Serukan Ketahanan Keluarga untuk Cegah Pelecehan Seksual

Seminar "Kesadaran Kritis Terhadap Tindak Pelecehan Seksual" dihadiri oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kutim, Idham Choliq. (Ist)

5
SHARES
387
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kutai Timur melalui Bidang Pemberdayaan Perempuan mengadakan seminar bertajuk “Kesadaran Kritis Terhadap Tindak Pelecehan Seksual”. Acara ini dihelat di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim, dan bertujuan membangkitkan kesadaran masyarakat, khususnya tentang peran keluarga dalam mencegah kasus pelecehan seksual. Dengan dihadiri oleh peserta dari berbagai lapisan masyarakat, seminar ini menyoroti pentingnya edukasi di level keluarga sebagai langkah preventif.

Seminar dibuka oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kutim, Idham Choliq, yang mewakili Pjs Bupati Kutim. Dalam sambutannya, Idham menekankan peran penting keluarga sebagai benteng utama untuk melindungi anak-anak dari kekerasan seksual. 

“Keluarga adalah fondasi utama dalam menjaga anak-anak kita dari berbagai ancaman, termasuk pelecehan seksual. Ketahanan keluarga harus diperkuat dengan edukasi yang memadai agar kita bisa mencegah terjadinya kekerasan ini,” tegasnya.

Idham Choliq menambahkan bahwa DP3A Kutim siap bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memperkuat upaya pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Ia menyoroti bahwa dukungan ini juga mencakup perundungan (bullying), yang menjadi masalah yang kian meresahkan di sekolah dan lingkungan sosial. 

“Bullying (perundungan) memberikan dampak jangka panjang pada psikologis anak. Oleh sebab itu, keluarga, guru, dan masyarakat harus proaktif dalam pengawasan dan pencegahan agar masa depan anak-anak kita tidak terganggu,” tambah Idham.

Sekretaris MUI Kutim, Faelasuf, menyampaikan bahwa MUI berkomitmen untuk bekerjasama dengan berbagai pihak, termasuk psikolog dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). “Kami sangat berharap dapat menjalin kerjasama dengan para psikolog dan KPAI untuk terus mengedukasi masyarakat dalam upaya pencegahan pelecehan seksual,” ujarnya. 

Faelasuf menegaskan harapannya agar seminar ini bisa menjadi batu loncatan untuk membentuk Memorandum of Understanding (MoU) antara MUI dan Pemkab Kutim. Ia mengapresiasi dukungan dari Pemkab Kutim dan menyampaikan bahwa kerjasama yang lebih erat akan mendukung upaya perlindungan perempuan dan anak ke depan.

Di sesi pemaparan penanganan kekerasan seksual, Debi Triani dan Fufahana, dua psikolog yang menjadi narasumber dalam seminar ini, menegungkapkan pentingnya kesadaran kritis dalam menghadapi pelecehan seksual. Mereka menekankan bahwa korban harus didukung oleh masyarakat untuk mengurangi stigma yang sering melekat. 

Debi Triani menjelaskan bahwa dukungan lingkungan memiliki peran vital dalam proses penyembuhan trauma korban. “Penyembuhan trauma pada korban pelecehan seksual membutuhkan waktu, namun dukungan lingkungan akan sangat membantu dalam mempercepat proses pemulihan,” jelasnya.

Ketua Panitia, Istiqomah, dalam laporannya menyoroti tujuan utama seminar ini, yaitu memberikan pemahaman hukum dan langkah praktis yang bisa diambil oleh masyarakat dalam mencegah kekerasan seksual. “Kami berharap seminar ini menjadi langkah awal dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya pelecehan seksual, terutama bagi perempuan dan anak-anak. Perlindungan terhadap kelompok rentan ini adalah tanggung jawab kita bersama,” ungkap Istiqomah.

Seminar ini diikuti oleh sekitar 150 peserta, termasuk siswa SMP, SMA, mahasiswa, perwakilan lembaga pendidikan, organisasi, majlis ta’lim, dan kader posyandu. Dengan antusiasme yang tinggi, acara ini diharapkan dapat menjadi katalisator untuk meningkatkan kesadaran dan upaya preventif dalam mencegah kekerasan seksual di Kabupaten Kutai Timur.

Melalui seminar ini, MUI Kutim dan DP3A berharap dapat membangun sinergi yang lebih kuat antara keluarga, masyarakat, dan instansi terkait untuk melindungi anak-anak dan perempuan dari ancaman kekerasan seksual serta membentuk lingkungan yang aman dan suportif.

Tags: pemkab kutim
Redaksi Kutim

Redaksi Kutim

Related Posts

DPRD Samarinda Tindaklanjuti Keluhan Warga soal Sistem Satu Arah di Jalan Abul Hasan
Advertorial

DPRD Samarinda Tindaklanjuti Keluhan Warga soal Sistem Satu Arah di Jalan Abul Hasan

30 September 2025
DPRD Samarinda Sambut Sekolah Terpadu Gratis, Dinilai Tonggak Baru Pendidikan
Advertorial

DPRD Samarinda Sambut Sekolah Terpadu Gratis, Dinilai Tonggak Baru Pendidikan

30 September 2025
Abdul Rohim Apresiasi Peresmian Sekolah Terpadu Samarinda: Harap Lahirkan Generasi Pembangun Kota
Advertorial

Abdul Rohim Apresiasi Peresmian Sekolah Terpadu Samarinda: Harap Lahirkan Generasi Pembangun Kota

30 September 2025
Next Post
Rakorda BAZNAS se-Kaltim, Sinergi Pengelolaan Zakat untuk Atasi Kemiskinan

Rakorda BAZNAS se-Kaltim, Sinergi Pengelolaan Zakat untuk Atasi Kemiskinan

Pengarusutamaan Gender: Hj. Uci Harap Perempuan Lebih Aktif di Dunia Kerja dan Politik

Pengarusutamaan Gender: Hj. Uci Harap Perempuan Lebih Aktif di Dunia Kerja dan Politik

Jimmi Serukan Pemuda Kutim Bangkit, Berinovasi, dan Menjaga Identitas Budaya

Jimmi Serukan Pemuda Kutim Bangkit, Berinovasi, dan Menjaga Identitas Budaya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rekomendasi

PDIP Kaltim Siapkan KONFERDA–KONFERCAB, Sekjen Hasto hingga Bendahara Umum Hadir

PDIP Kaltim Siapkan KONFERDA–KONFERCAB, Sekjen Hasto hingga Bendahara Umum Hadir

9 bulan ago
Sangatta sebagai Model Tata Wilayah, Pandi Widiarto Serukan Penataan Terstruktur

Sangatta sebagai Model Tata Wilayah, Pandi Widiarto Serukan Penataan Terstruktur

2 tahun ago
Minim Anggaran dan Kepala Dinas Tak Hadir, DPRD Samarinda Soroti Disporapar

Minim Anggaran dan Kepala Dinas Tak Hadir, DPRD Samarinda Soroti Disporapar

2 tahun ago
Kuliner Tradisional Nasi Bekepor Akan Dibawa Dispar Kukar pada Promosi Budaya ke Malang

Kuliner Tradisional Nasi Bekepor Akan Dibawa Dispar Kukar pada Promosi Budaya ke Malang

1 tahun ago

Kategori

  • Advertorial
  • Daerah
  • Dispora Kukar
  • Ekonomi
  • Lainnya
  • Nasional
  • Opini
  • Politik

Topik

Aji Ali Husni Atlet Bupati Kukar Diskominfo Kukar Dispora Dispora Kaltim Dispora Kukar dprd kota samarinda DPRD Kutim DPRD Samarinda Edi Damansyah Ekonomi Kreatif Fasilitas Fasilitas Olahraga GMNI Infrastruktur Kalimantan Timur KNPI Kukar Kompetisi KPU KPU Kukar KPU Samarinda Kukar Kutai Kartanegara Olahraga Olahraga Tradisional Pembangunan Karakter Pembinaan Atlet Pembinaan Pemuda pemkab kutim Pemuda Pemuda Kukar Pendidikan Pilkada Pilkada Kukar Pramuka Prestasi Samarinda Sekda Kukar Sekolah Sekretaris Daerah Kukar Stadion Sunggono. Tenggarong UMKM
No Result
View All Result

Highlights

SMIT Desak Kapolda DKI Dicopot, Soroti Informasi yang Dinilai Tidak Utuh dan Maraknya Ujaran Rasis terhadap Warga Indonesia Timur

Ketua SMIT Kecam Pernyataan Menteri HAM Natalius Pigai, Sebut Rasisme Pascakonflik Matraman Tak Boleh Diabaikan

BEM Sebalikpapan Soroti Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, Nilai Penegakan Hukum Alami Krisis Keadilan

Nanik S Deyang Pamit dari BGN, Sebut Penggantinya Sosok yang Dipercaya

Sangat Membanggakan, Siswi SMAN 1 Tabang Lolos Seleksi Paskibraka Nasional 2026

GMNI Kaltim Soroti Dugaan Intimidasi Aparat ke Sekretariat GMNI Jaksel: Demokrasi Jangan Dibungkam dengan Tekanan

Trending

500 Massa ARAK Kepung Pendopo Odah Etam, Soroti Ketimpangan hingga Desak RUU Perampasan Aset
Daerah

500 Massa ARAK Kepung Pendopo Odah Etam, Soroti Ketimpangan hingga Desak RUU Perampasan Aset

by Prasasti Co
3 September 2026
0

SAMARINDA – Sekitar 500 orang yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Kalimantan Timur (ARAK) menggelar aksi unjuk rasa...

Air Asin Melimpah di Pesisir Kukar, Mengapa Damkar Tak Langsung Menggunakannya untuk Padamkan Api?

Air Asin Melimpah di Pesisir Kukar, Mengapa Damkar Tak Langsung Menggunakannya untuk Padamkan Api?

2 September 2026
Andi Satya Nahkodai Golkar Samarinda, Fokus Tambah Kursi dan Siapkan Kader Muda

Andi Satya Nahkodai Golkar Samarinda, Fokus Tambah Kursi dan Siapkan Kader Muda

8 Agustus 2026
SMIT Desak Kapolda DKI Dicopot, Soroti Informasi yang Dinilai Tidak Utuh dan Maraknya Ujaran Rasis terhadap Warga Indonesia Timur

SMIT Desak Kapolda DKI Dicopot, Soroti Informasi yang Dinilai Tidak Utuh dan Maraknya Ujaran Rasis terhadap Warga Indonesia Timur

31 Juli 2026
Ketua SMIT Kecam Pernyataan  Menteri HAM Natalius Pigai, Sebut Rasisme Pascakonflik Matraman Tak Boleh Diabaikan

Ketua SMIT Kecam Pernyataan Menteri HAM Natalius Pigai, Sebut Rasisme Pascakonflik Matraman Tak Boleh Diabaikan

30 Juli 2026
Prasasti.co

Membaca Masa Depan, Menjelajahi Masa Lalu

Berita Terbaru

  • 500 Massa ARAK Kepung Pendopo Odah Etam, Soroti Ketimpangan hingga Desak RUU Perampasan Aset 3 September 2026
  • Air Asin Melimpah di Pesisir Kukar, Mengapa Damkar Tak Langsung Menggunakannya untuk Padamkan Api? 2 September 2026
  • Andi Satya Nahkodai Golkar Samarinda, Fokus Tambah Kursi dan Siapkan Kader Muda 8 Agustus 2026

Lainnya

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kontak Kami

© 2024 Prasasti Co - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Advertorial
  • Ekonomi
  • Politik
  • Peristiwa & Kriminal
  • Opini
  • Lainnya

© 2024 Prasasti Co - All Right Reserved