Samarinda – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Helmi Abdullah, menyampaikan ucapan selamat kepada Gubernur Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas’ud, dan Wakil Gubernur Seno Aji yang telah resmi dilantik pada 20 Februari 2025 lalu.
Meskipun acara pisah sambut baru terlaksana pada Jumat (07/03/2025), Helmi menegaskan harapannya agar Samarinda mendapatkan perhatian lebih dari pemimpin baru provinsi.
“Kami mengucapkan selamat kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim yang baru. Hari ini dilakukan serah terima jabatan, dan dengan hadirnya Gubernur baru, kami berharap Samarinda mendapat perhatian khusus,” ujar Helmi usai menghadiri acara pisah sambut di Gedung Odah Etam, Kompleks Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, Samarinda.
Helmi juga menekankan pentingnya kesinambungan pemerintahan dan pelaksanaan program-program yang telah dirancang oleh Penjabat (Pj) Gubernur sebelumnya.
Ia berharap Rudy Mas’ud dan Seno Aji dapat segera merealisasikan program-program unggulan, terutama dalam bidang pendidikan dan kesehatan.
“Dengan semboyan ‘gratispol’ dan segala yang belum terlaksana pada masa Pj Gubernur, diharapkan program-program tersebut, khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan, dapat segera direalisasikan sesuai dengan harapan masyarakat,” tambah politisi Partai Gerindra tersebut.
Dalam kesempatan itu, Helmi juga menjelaskan alasan ketidakhadiran Wali Kota Samarinda, Andi Harun, dalam acara pisah sambut. Menurutnya, Wali Kota sedang menjalankan ibadah umrah bersama beberapa pejabat penting di Samarinda.
“Wali Kota Samarinda berangkat umrah bersama Dandim, Kapolresta, dan Kejari. Jadi, tidak ada alasan lain untuk ketidakhadiran mereka, hanya karena kebetulan jadwal umrah,” jelasnya.
Sebagai ibu kota provinsi, Samarinda membutuhkan perhatian lebih dalam hal pembangunan dan infrastruktur. Helmi berharap kepemimpinan baru di tingkat provinsi dapat memberikan bantuan keuangan yang signifikan untuk mendukung sektor pendidikan dan pembangunan kota.
“Harapannya, Gubernur Kaltim yang baru dapat memberikan bantuan keuangan untuk mengatasi masalah pendidikan dan infrastruktur di Samarinda,” tutupnya.
Dengan pergantian kepemimpinan di tingkat provinsi, masyarakat Samarinda menantikan realisasi kebijakan yang dapat memberikan dampak nyata bagi kemajuan kota. (Adv/DPRD Samarinda)















