TENGGARONG – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara terus meningkatkan kualitas pembinaan bagi pemuda daerah yang ingin berkarier di dunia kedinasan, khususnya TNI Angkatan Laut (AL). Tahun ini, Dispora Kukar menargetkan sedikitnya 10 pemuda berhasil lolos seleksi nasional—lonjakan signifikan setelah tahun sebelumnya hanya dua peserta diterima melalui jalur militer dan AL.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menyebut target tersebut cukup realistis melihat meningkatnya kesiapan dan antusiasme peserta. Dispora sendiri tetap membatasi kuota pelatihan maksimal 250 orang untuk menjaga efektivitas pembinaan.
“Kami membatasi kuota pelatihan sampai 250 orang. Tapi harapan kami, tahun ini ada 10 yang lolos AL,” ujarnya.
Pembinaan Terstruktur dengan TNI AL
Dispora Kukar memperkuat kerja sama dengan TNI AL melalui program pembinaan terarah yang menyentuh seluruh aspek seleksi. Peserta tidak hanya mendapat latihan fisik, tetapi juga pemahaman mendalam mengenai mekanisme seleksi, sehingga mereka memasuki tahapan ujian dengan kesiapan matang.
“Tujuan kami supaya tingkat kegagalannya kecil. Anak-anak bisa siap saat menghadapi tes,” jelas Aji.
Instruktur dari TNI AL memberikan pembekalan intensif mulai dari tes kebugaran, kemampuan dasar kemiliteran, standar kesehatan, hingga pembentukan mental. Pendekatan menyeluruh ini membantu peserta memperbaiki faktor-faktor yang selama ini menjadi penyebab kegagalan, seperti stamina dan kesiapan psikologis.
Fasilitas Dispora Dimaksimalkan
Seluruh fasilitas Dispora—lapangan, sarana kebugaran, hingga ruang pembinaan akademik—dimanfaatkan secara optimal. Dengan pembinaan berkelanjutan, peserta pelatihan dapat menyesuaikan diri dengan standar kompetisi nasional yang semakin ketat.
Dispora juga memastikan peserta terus diperbarui dengan informasi mengenai syarat administrasi dan perubahan aturan seleksi.
Peluang Lebih Besar pada Penerimaan Mendatang
Informasi dari Mabes TNI menunjukkan adanya kemungkinan peningkatan kuota seleksi tahun depan. Daerah yang aktif melakukan pembinaan disebut memiliki peluang lebih besar menerima prioritas alokasi penerimaan.
Dengan kondisi tersebut, Dispora Kukar berambisi menyiapkan peserta dengan kualitas yang benar-benar kompetitif.
“Pembinaan sejak dini penting agar mereka tidak hanya ikut seleksi, tetapi mampu bersaing,” tegas Aji.
Komitmen Tingkatkan SDM Daerah
Dispora berharap kerja sama erat dengan TNI AL menjadi titik balik peningkatan jumlah pemuda Kukar yang berhasil masuk jalur kedinasan. Target 10 peserta bukan sekadar angka, tetapi wujud komitmen daerah dalam membangun kualitas sumber daya manusia.















