KUKAR – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, menyebut pelaksanaan Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kukar sejalan dengan arah pembangunan daerah melalui 17 Program Dedikasi Kukar Idaman Terbaik 2025–2030.
Hal tersebut disampaikan Aulia saat membuka PORSENI GAMKI Kukar di halaman parkir Gedung PBSI Kukar, Sabtu (10/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung hingga 17 Oktober 2026 tersebut diikuti sekitar 150 peserta dari tujuh kecamatan di Kukar. PORSENI tahun ini mengusung tema “Bersatu dalam Iman, Berkarya dengan Talent, Menang dalam Kritus”.
Dalam sambutannya, Aulia mengapresiasi DPC GAMKI Kukar, panitia, serta seluruh peserta yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Ia menilai PORSENI bukan hanya menjadi ajang perlombaan olahraga dan seni, melainkan juga wadah untuk mempererat persaudaraan, mengembangkan potensi generasi muda, serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.
Menurut Aulia, terdapat dua program dedikasi yang relevan dengan pelaksanaan kegiatan tersebut, yakni Kukar Sehat dan Kukar Berbudaya.
“Olahraga dan seni merupakan bagian penting dalam pembangunan manusia. Kesehatan fisik dan kreativitas menjadi bekal bagi generasi muda untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan Kutai Kartanegara,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak pemuda di berbagai wilayah Kukar.
Selain pertandingan olahraga dan kegiatan seni, PORSENI GAMKI Kukar juga diisi dengan aksi donor darah. Aulia menilai kegiatan sosial tersebut menjadi bentuk kepedulian nyata terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan.
Ia mengingatkan bahwa nilai-nilai keimanan seharusnya diwujudkan melalui tindakan yang memberikan manfaat bagi orang lain, termasuk melalui kegiatan kemanusiaan.
“Donor darah yang dilaksanakan hari ini merupakan bentuk kasih kepada sesama. Setetes darah yang disumbangkan dapat membantu menyelamatkan nyawa orang lain,” ungkapnya.
Aulia juga mengajak para pemuda GAMKI Kukar untuk menjadi bagian dari masyarakat yang mampu menyebarkan nilai-nilai positif, menjaga kerukunan, dan membangun hubungan sosial yang harmonis.
Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang damai serta memperkuat persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Kukar.
Ia menegaskan bahwa Kukar merupakan daerah yang dihuni masyarakat dari berbagai latar belakang agama dan budaya. Karena itu, perbedaan tersebut harus dijaga sebagai kekuatan untuk membangun daerah bersama-sama.
“Kukar adalah rumah bagi kita semua. Keberagaman yang ada harus menjadi kekuatan untuk mempererat persaudaraan dan mendorong seluruh masyarakat bergerak bersama membangun daerah,” tegasnya.
Aulia berharap PORSENI GAMKI tidak hanya menghasilkan peserta yang berprestasi, tetapi juga melahirkan generasi muda yang memiliki kepedulian sosial dan mampu menjadi teladan di lingkungannya.
Ia pun berpesan agar seluruh peserta mengikuti setiap perlombaan dengan menjunjung tinggi sportivitas serta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengembangkan talenta yang dimiliki.
“Selamat bertanding, berkarya, dan melayani. Semoga setiap talenta yang diberikan Tuhan dapat menjadi berkat bagi sesama sekaligus memberikan kontribusi bagi pembangunan Kutai Kartanegara,” tutup Aulia. (Adv)















