KUKAR – Menjangkau masyarakat hingga ke wilayah pelosok menjadi keunggulan inovasi Bunga Desaku yang dikembangkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Inovasi ini menjadi salah satu upaya memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan administrasi kependudukan.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Disdukcapil Kukar, Irianto, mengatakan Bunga Desaku memberikan peluang bagi masyarakat di tingkat desa untuk memperoleh pelayanan kependudukan dengan jangkauan yang lebih luas.
Menurutnya, pemerataan akses menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan agar pelayanan tidak hanya mudah diperoleh warga yang tinggal di sekitar pusat pemerintahan.
“Melalui inovasi Bunga Desaku, akses pelayanan bisa dibuka sampai ke tingkat desa, bahkan menjangkau masyarakat yang berada di pelosok,” kata Irianto.
Ia menjelaskan, pendekatan pelayanan tersebut dinilai penting untuk mendukung peningkatan cakupan kepemilikan dokumen kependudukan di Kukar. Sebab, masih diperlukan berbagai cara agar masyarakat dari beragam wilayah dapat mengakses layanan sesuai kebutuhannya.
Irianto menilai, pelayanan yang hanya mengandalkan sistem daring belum tentu mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara optimal.
Karena itu, sambung dia, perluasan kanal pelayanan menjadi bagian penting dalam mendorong pemerataan layanan administrasi kependudukan.
“Cakupan kepemilikan dokumen kependudukan bisa jauh lebih luas jika akses pelayanan tersedia bagi masyarakat secara langsung, bukan hanya mengandalkan layanan online,” jelasnya.
Selain menjalankan fungsi pelayanan, Bunga Desaku kini juga mendapat kesempatan untuk bersaing dalam ajang inovasi di tingkat provinsi. Inovasi tersebut dinyatakan lolos seleksi administrasi pada kategori multi kanal layanan.
Pihaknya, sebutnya, telah mengikuti tahapan presentasi untuk memperkenalkan inovasi tersebut dalam ajang yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
Keikutsertaan ini menjadi kesempatan bagi Disdukcapil Kukar untuk menunjukkan pendekatan pelayanan yang dikembangkan sekaligus memperkenalkan manfaatnya dalam memperluas akses administrasi kependudukan.
Irianto berharap, hasil yang diperoleh dalam tahapan seleksi tersebut dapat berlanjut hingga tahap berikutnya. Ia meyakini Bunga Desaku memiliki nilai manfaat karena berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Kami berharap inovasi ini bisa lolos ke tahap selanjutnya. Kami yakin Bunga Desaku memiliki dampak yang luas karena akses pelayanannya dapat menjangkau masyarakat sampai ke pelosok,” tuturnya.
Ia menegaskan, pengembangan inovasi pelayanan akan terus diarahkan untuk memudahkan masyarakat dalam memperoleh dokumen kependudukan. Jangkauan pelayanan yang semakin terbuka diharapkan turut mendukung peningkatan kepemilikan dokumen di seluruh wilayah Kukar.
“Tujuan kami adalah memastikan masyarakat mendapatkan akses pelayanan kependudukan seluas-luasnya, termasuk warga yang tinggal jauh dari pusat pelayanan,” tandasnya. (Adv)















