KUKAR – Pemerintah Kecamatan Kembang Janggut, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mengawal percepatan pembangunan pabrik minyak merah yang berlokasi di Desa Klekat.
Langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah kabupaten yang menekankan pentingnya realisasi pabrik tersebut sebagai bagian dari program strategis di Kukar.
Plt Camat Kembang Janggut, Suhartono, menegaskan pihaknya aktif berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai target.
“Program 2025 masih sesuai dengan arahan Bupati untuk mengawal terus pembangunan pabrik minyak merah di Kembang Janggut, khususnya di Desa Klekat,” ujarnya, Minggu (29/6/2025).
Menurut Suhartono, pabrik minyak merah ini dibangun sebagai solusi jangka panjang dari krisis kelangkaan minyak goreng yang pernah terjadi pada tahun 2023. Saat itu, distribusi minyak goreng terhambat hingga memicu keresahan masyarakat.
“Ini salah satu program Pemkab Kukar untuk mengantisipasi krisis serupa karena pada 2023 lalu peredaran minyak goreng sempat sulit,” jelasnya.
Ia menambahkan, keberadaan pabrik minyak merah di Klekat diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi lokal dengan memanfaatkan bahan baku sawit yang melimpah di Kembang Janggut.
Selain membuka lapangan kerja, pabrik ini juga diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah komoditas sawit masyarakat.
“Karena sumber bahan bakunya pun pasti akan terpenuhi dengan banyaknya kebun sawit milik warga di Kecamatan Kembang Janggut,” pungkasnya. (Adv)















