Samarinda – Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Novan Syahronny Pasie, mendesak renovasi besar terhadap SD Negeri 20 Samarinda Utara yang dinilai sudah tidak layak dan membahayakan keselamatan siswa. Kondisi bangunan sekolah tersebut memprihatinkan, mulai dari tangga, plafon, hingga struktur utama yang lama tidak diperbarui.
Desakan ini disampaikan Novan saat kunjungan kerja ke sekolah pada Kamis (7/8/2025). Ia menemukan banyak bagian bangunan yang mengalami kerusakan parah sehingga mendesak dilakukan pembenahan segera.
“Proses renovasi sempat terkendala rencana pengambilalihan proyek oleh Kementerian. Namun hingga kini belum ada kejelasan kapan pelaksanaan akan dimulai,” terangnya.
DPRD akan mendorong Pemerintah Kota Samarinda untuk mengambil alih jika pemerintah pusat tidak segera memberi kepastian. Langkah ini dinilai penting demi mempercepat perbaikan agar siswa dan guru dapat beraktivitas dengan aman.
Jika masuk dalam perencanaan anggaran 2025, Novan berharap renovasi besar bisa mulai dilaksanakan pada 2026.
“Tahun depan sudah langsung bisa direnov,” tegasnya.
Meski begitu, ia meminta Dinas Pendidikan melakukan perbaikan sementara pada titik-titik paling membahayakan, seperti tangga dan plafon yang nyaris runtuh.
Novan menegaskan, dua bagian tersebut adalah prioritas karena digunakan setiap hari oleh siswa dan guru. Perbaikan sementara diharapkan memberi rasa aman sebelum renovasi total dilakukan.
“Jangan sampai menunggu ada korban baru bertindak,” ujarnya.
Komisi IV DPRD Samarinda berkomitmen mengawal proses perencanaan dan pelaksanaan renovasi hingga tuntas.
Novan menutup dengan menegaskan bahwa fasilitas pendidikan yang aman dan layak adalah investasi jangka panjang untuk masa depan generasi Samarinda. (Adv/DPRD Samarinda)















